PSBB Tahap IV Kota Tasik Fokus ke RW Zona Merah

2897
5

KOTA TASIK – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap IV di Kota Tasik dimulai hari ini, Sabtu (13/06) hingga 26 Juni nanti.

PSBB tahap IV ini menurut Wali Kota Tasik, Budi Budiman, adalah PSBB proporsional. Fokus ke RW zona merah.

“Mulai hari ini (Sabtu, red) hingga 26 Juni nanti kita memasuki PSBB proporsional. Yaitu penentuan kategori zona lebih fokus ke kawasan lebih mikro lagi,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com, Sabtu (13/06) pagi.

Terang Budi, dalam PSBB tahap IV ini pihaknya akan segera menginventarisasi dan memetakan wilayah kota untuk menentukan di mana saja zona merah hingga tingkat Rukun Warga (RW).

Dengan pola seperti ini, diharapkan dia upaya menekan penyebaran Covid-19 lebih tepat sasaran.

Meski secara garis besar sudah bisa dilihat kawasan mana saja yang jadi zona merah, Tim Gugus Tugas tetap melakukan up date data di wilayah RW mana saja yang masuk zona merah.

Tambah Budi, perpanjangan PSBB hingga 26 Juni ini sesuai dengan keputusan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang melakukan rapat video conference dengannya, Jumat (12/06) sore.

“Kota Tasikmalaya sendiri kini memasuki zona biru dengan nilai 7. Berarti satu angka lagi masuk zona hijau. Karena itu warga diharapkan tetap melaksanakan protokol kesehatan cegah Covid-19,” tambahnya.

Jelas Budi, dalam masa proporsional ini Kota Tasik telah masuk zona biru dan di Jawa Barat belum ada satupun daerah yang masuk zona hijua.

Meski di zona biru, Kota Tasik telah mendapat nilai 7 dari asalnya 6. Sedangkan zona hijau itu nilainya harus 8 sampai dengan 10.

“Kita akan kejar nilai itu. Karena di PSBB perpanjangan ini lebih proporsional. Pada intinya lebih pada titik fokus kelurahan mana yang zona merah misalnya hingga ke titik RW. Di sana ada pembatasan-pembatasan yang diterapkan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

5 KOMENTAR

  1. Terus urusannya dengan menutup layanan gojek khususnya go ride ,.. knapa masih ditutup ,.. di Tasik driver ada 2000 – 3000 driver ojol,.. pelayanan yg lain gofood,gosend dan goshop tidak memadai,.. tolonglah perhatikan kami,.. kami juga warga Tasik .

  2. terlalu berlebihan jg ga bae,,jangan sampe ekonomi rakyat terlarut dlm kebuntuan,,mugkin bagi yg keuangan ny kuat ya enak,tp bagi yg mendapkn BLT belum tentu cukup apalagi bagi yang sama sekali ga bisa kerja ditambah lg ga dapet bantuan apa nasibnya,, sudahlah jaga diri masing2 aja gratis ga ngeluarin uang ,, insyaallh itu sudah termasuk usaha yg pling baik,,ga berdampak pula lg,,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.