PSBB Turunkan Permintaan Daging Sapi di Kota Tasik Hingga 30%

178
0

KOTA TASIK – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP) Kota Tasikmalaya mencatat, permintaan daging sapi potong mengalami penurunan pada momen jelang Lebaran kali ini dibandingkan tahun sebelummya.

Permintaan penurunan itu rata-rata mencapai 30 persen. Kepala DKPPP Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi mengatakan, produksi sapi di rumah potong hewan (RPH) milik pemerintah menjelang Lebaran tak sebanyak permintaan pada tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan, sejak H-3 Lebaran, sapi yang dipotong di RPH milik pemerintah hanya 68 ekor, menurun dibandingkan momen yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 98 ekor.

Sementara itu pada H-2 Lebaran pada tahun lalu tercatat ada 198 ekor sapi dipotong, tapi tahun ini hanya 160 ekor.

Ia menambahkan, produksi juga berkurang di RPH swasta hingga 50 persen. “Rata-rata penurunan 30 persen,” katanya kepada wartawan, Jumat (22/05).

Menurut dia, penyebab turunnya produksi daging sapi di RPH tak lain karena terjadi pandemi Covid-19.

Apalagi, selama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyak rumah makan yang tidak beroperasi.

Padahal, ia mengatakan, sekira 80 persen produksi daging sapi di Kota Tasikmalaya terserap ke rumah makan, khususnya makanan bakso.

Hanya sekira 20 persen yang terserap untuk kebutuhan masyarakat.

Salah seorang pengusaha sapi, Nandang Suryana menuturkan, produksi daging sapi di tempatnya berkurang hingga 60 persen.

Ia mencontohkan, pada momen Lebaran tahun lalu, RPH yang dikelolanya menyetok sekira 1.300 ekor sapi. Namun, pada momen Lebaran kali ini hanya sekira 500 ekor.

Menurut dia, penurunan stok itu disebabkan turunnya permintaan. “Kondisi sekarang penjualan turun 60 persen,” tuturnya.

Kendati demikian, jelas dia, harga sapi masih stabil. Tak ada pelonjakan harga tinggi menjelang Lebaran.

(rezza rizaldi)

Video Pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.