PSI dan PKPI Tak Laporkan Dana Kampanye

2

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAWANG – Partai politik (parpol) yang tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) akan digugurkan dari kepesertaan pemilu. Dua parpol yang belum menyerahkan LADK ini adalah PSI dan PKPI.

PSI dan PKPI belum menyerahkan LADK sejak awal. Kedua parpol ini tidak lagi memiliki kesempatan karena waktunya sudah habis. Sehingga harus digugurkan dari kepesertaan pemilu.

“Sekarang kan tahapannya perbaikan, bukan penyerahan lagi,” ungkap Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Mutaqin kepada Radar, Rabu (26/9).

Sanksi pengguguran dari peserta pemilu bagi PSI dan PKPI tidak akan begitu berdampak. Pasalnya, kedua parpol ini tidak memiliki calon legislatif (calog) di Kota Tasikmalaya.

“Jadi apa yang mau digugurkan,” terang Ade.

Meski tidak lagi sebagai peserta pemilu, kedua parpol tersebut masih bisa ikut kampanye. KPU tidak bisa melarang kelompok atau seseorang untuk berkampanye kecuali TNI, Polri dan aparatur sipil negara (ASN).

“Jadi bisa dibilang tidak ada konsekuensi, meskipun pada dasarnya harus menyerahkan LADK,” papar Ade.

Ketua DPK PKPI Kota Tasikmalaya Ridwan Munawar mengakui tidak menyerahkan LADK. Tidak perlu menyerahkan laporan itu karena tidak memiliki caleg di Kota Tasikmalaya.

“Saya pikir jika tidak ada calegnya mau melaporkan dana kampanye apa,” terang dia.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus provinsi dan siap untuk membuatnya jika memang diharuskan. Namun perlu koordinasi terlebih dahulu dengan KPU Kota Tasikmalaya.

“Nanti kita komunikasi lagi dengan KPU harus bagaimana,” tutur Ridwan. (rga)

loading...