PT Condong Garut Siap Bayar Gaji Karyawannya Selama 3 Bulan

156
0

TAROGONG KIDUL – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut memastikan perusahaan perkebunan PT Condong akan memenuhi kewajiban membayarkan gaji ribuan pekerjanya selama tiga bulan yang totalnya mencapai Rp 5,1 miliar.

“Hasil pertemuan tadi ada titik temu akan dibayarkan hak atau upah pegawai oleh PT Condong,” kata Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnakertrans Garut Ricky Rizky Darajat usai mediasi antara pegawai dengan PT Condong di Garut Selasa (21/7). Ia menuturkan dalam pertemuan itu hadir perwakilan dari pekerja dan manajemen PT Condong yang menyampaikan perusahaan sudah mulai berbenah agar kembali pulih.

Baca juga : 112 Warga Cilawu & Malangbong Garut di-Swab Test, Gegara Ini..

Perusahaan, kata Ricky, berjanji akan membayarkan upah pegawai pada Oktober 2020, karena pada bulan itu berdasarkan hasil prediksi perkebunan sawit sudah mulai panen.

“Akan dibayarkan jika kondisi keuangan sudah membaik dan diperkirakan kondisi sawit akan membaik atau panen lagi bulan Oktober,” terangnya.

Ia menyampaikan perusahaan pun sudah menunjukkan hal yang baik, yaitu telah mampu membayar upah pegawainya untuk bulan Mei dan Juni. “Kemarin ada pembayaran yang sebelumnya belum dibayar, jadi akan dibayar nanti secara bertahap,” ujarnya.

Perwakilan dari PT Condong Undang Kadarisman membenarkan perusahaan sedang berupaya memenuhi hak upah pegawai yang selama tiga bulan yakni Februari, Maret dan April dengan target pembayaran pada Oktober 2020.

Ia mengungkapkan kewajiban PT Condong untuk memenuhi hak pegawainya sebesar Rp 1,7 miliar per bulan atau Rp 5,1 miliar untuk menyelesaikan semua upah pegawai.

Ia mengungkapkan, saat ini perusahaan berusaha untuk tetap bertahan meski kondisinya sedang tidak sehat dan berharap perusahaan perkebunan di sektor sawit dan karet dapat kembali normal.

“Kita tetap bertahan meski masih sakit, kita berusaha untuk bangkit kembali,” katanya.

Baca juga : Jalan Penghubung Cibalong – Cisompet – Peundeuy Garut Selatan Segera Dibuka

Ia menambahkan sebelumnya tidak mampu membayar gaji pegawai karena dampak wabah Covid-19 sejak Februari, kemudian dampaknya lebih parah pada Maret, April dan Mei.

“Dampak Covid-19 sangat terasa, makanya pada Februari tidak bayar gaji, kami kesulitan sedangkan karyawan kami harus dibayar. Alhamdulillah sekarang normal baru ditambah manajemen baru,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.