PT KAI Sosialisasi Hidup Sehat & Bagikan Masker di Stasiun Kota Banjar

64
0
radartasikmalaya.com
Deputy Executive Vice President PT KAI Daop Soegito saat memberikan masker ke salah satu penumpang kereta api di stasiun Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Upaya mendukung pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19, PT KAI DAOP 2 konsisten menerapkan protokol kesehatan, baik di stasiun maupun di atas gerbong kereta api.

Deputy Executive Vice President PT KAI Daop 2, Soegito mengatakan, untuk mewujudkan hal itu, pihaknya mengedukasi dan mensosialisasikan tentang gerakan hidup sehat.

Termasuk membagikan 1.000 masker di Stasiun Kota Banjar dengan tajuk bersama BUMN Lindungi Negeri.

“Kita serahkan masker kepada ketua PMI Kota Banjar Supratman, penumpang kereta api dan juga masyarakat yang ada di sekitar Pasar Banjar,” ujar dia kepada wartawan, Kamis (5/11/2020).

radartasikmalaya.com
Deputy Executive Vice President PT KAI Daop Soegito saat menyerahkan masker ke ketua PMI Kota Banjar Supratman di stasiun Banjar

Menurut dia, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat agar selalu menerapkan 3M.

Yakni selalu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Karena dengan disiplin hidup sehat, bisa menahan laju Covid 19 dan menciptakan keselamatan bersama.

Loading...

“Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya dalam rangka penanggulangan virus corona,” kata Seogito.

Tidak hanya membagikan masker dan brosur, PT KAI Daop 2 melalui unit kesehatan juga memberikan penyuluhan tentang gerakan hidup sehat.

Yakni cara memakai masker yang benar dan juga langkah cuci tangan menggunakan sabun kepada pelanggan kereta api serta masyarakat di sekitar Pasar Banjar.

Hal ini dilakukan karena pasar merupakan salah satu tempat kerumunan orang yang berpotensi terpaparnya Covid-19.

Diharapkan adanya kegiatan itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

“PT KAI konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan dan telah diakui dengan diperolehnya Safe Guard Label SIBV,” tandasnya.

Kata dia, Safe Guard Label SIBV ini mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Bureau Veritas, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Jadi tidak perlu takut atau khawatir, ayo naik kereta api,” ajak Soegito.

Dikatakan dia, tak hanya penumpang yang diperhatikan, PT KAI juga memperhatikan tingkat kebersihan sarana kereta.

radartasikmalaya.com
Pegawai KAI saat mengedukasi ke masyarakat akan pentingnya disiplin 3M ke para pedagang di Pasar Banjar

Dimana setiap sebelum perjalanan KAI melakukan pencucian interior dan eksterior kereta secara rutin dengan menggunakan bahan kimia untuk sterilisasi.

PT KAI juga menyiagakan petugas kebersihan baik di stasiun maupun selama perjalanan.

Seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin.

Ketua PMI Kota Banjar Supratman mengapresiasi bantuan yang diberikan KAI Daop 2 dan juga mendukung komitmen pelayanan KAI selama pandemi Covid-19 saat ini yang masih belum selesai.

“Terimakasih banyak atas bantuan yang diberikan oleh KAI Daop 2, hal ini sangat bermanfaat dan membantu. Kami juga sampaikan apresiasi karena KAI telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai bentuk tanggung jawab terdapat kesehatan dan sosial lingkungan,” pungkasnya. (rls/nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.