PT PNM Latih Nasabah Binaan

278
0
PELATIHAN. Narasumber menyampaikan materi pada pelatihan 50 nasabah binaan produk Ulamm dan Mekaar di Aula Hotel Priangan, Selasa (26/2). IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Tasikmalaya melatih 50 nasabah binaan produk Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Aula Hotel Priangan, Selasa (26/2) sekitar pukul 13.00.

Pelatihan tersebut bertema praktik pengolahan makanan berbahan dasar sorgum dengan melibatkan Kelompok Sorgum Kabupaten Tasikmalaya. Acaranya dihadiri pula oleh perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM-Perindag), Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Tasikmalaya, Komunitas Produksi Makanan Ringan Kabupaten Ciamis, Program Keluarga Harapan (PKH) serta nasabah ULaMM dan Mekaar.

Pemimpin Cabang PT PNM Tasikmalaya Luki Nurwendhi menerangkan pelatihan tersebut berupa pembinaan klasterisasi usaha berbasis kelompok. Dengan pendekatan kelompok diharapkan aktivitas pembinaan tersebut bisa lebih efektif mengingat ada kesamaan jenis usaha.

Di sektor industri, Pemkot Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis terus mengupayakan eksistensi dan pertumbuhan industri kecil dan industri rumah tangga agar mampu bersaing serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu UMK yang memiliki potensi untuk dikembangkan, baik melalui pelatihan maupun pendampingan adalah kelompok pembuat serta pedagang kue dan makanan kecil di wilayah Ulamm Pasarmanis, Ulamm Kawali, Ulamm Manonjaya dan Cabang Mekaar di wilayah sekitar Kabupaten Ciamis.

Dalam program pengembangan kapasitas usaha pelatihan dan pendampingan nasabah Ulamm, kelompok usaha pembuat dan pedagang makanan kecil akan mendapatkan pelatihan sebanyak empat sesi dalam kurun waktu empat bulan. Mereka akan diberikan materi tentang motivasi usaha dan pemetaan peluang bisnis usaha produksi makanan kecil. Ada pula pembuatan aneka macam makanan berbahan dasar sorgum, pengemasan makanan kecil dan pelatihan perluasan pemasaran melalui sistem online.

Ketua Kelompok Sorgum Kabupaten Tasikmalaya di bawah naungan Serikat Petani Sorgum Indonesia (Sepas) Lili Sutarli S menerangkan sorgum merupakan produk pertanian yang masih jarang diketahui masyarakat. Sorgum bisa difungsikan sebagai makanan pengganti beras. Selain itu, tepung yang dihasilkan dari sorgum dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan aneka produk makanan. Misalnya aneka jenis kue basah dan kering, egg roll, sirup, gula, kerupuk dan masih banyak produk olahan lainnya. Kelompok sorgum saat ini mengelola lahan pertanian kurang lebih 50 ha di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan akan terus dikembangkan. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.