Puasa Bisa Jadi Benteng dari Virus Corona

94
0
BAGIKAN TIPS SEHAT. Dokter Irham Tahkik Suryana membagikan tips sehat selama bulan Ramadan sehingga imun kuat dan terhindar dari virus corona.

TASIK – Sepekan lagi bulan Ramadan. Dilihat dari segi medis, puasa selama 30 hari bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga, bulan Ramadan ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh supaya terhindar dari virus corona.

“Secara keseluruhan, orang dapat dikatakan sehat ketika memiliki saluran pencernaan yang bersih. Berpuasa, jadi salah satu jalan mewujudkan kondisi tubuh yang fit,” ujar dokter umum di PKM Kahuripan Kota Tasikmalaya dr Irham Tahkik Suryana kepada Radar, Jumat (17/4).

Dengan berpuasa, sambungnya, jalur pencernaan diberi kesempatan untuk beristirahat dan membersihkan diri selama tidak mengolah makanan.

Makanya, penting mengonsumsi makanan yang sehat saat sahur maupun berbuka, serta memenuhi zat gizi yang diperlukan tubuh.

“Konsumsi makanan yang mengandung cukup kalori. Pastikan makanan dan minuman saat sahur dan buka puasa mengandung nutrisi, vitamin dan mineral yang cukup,” katanya.

Misalnya buah dan sayuran, daging, ikan, susu dan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, jagung, gandum dan umbi-umbian. Pasalnya, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dapat membantu melepaskan energi secara perlahan selama puasa berjam-jam.

Loading...

“Saat berpuasa, tubuh sangat memerlukan nutrisi dan vitamin, salah satu vitamin yang penting untuk tubuh adalah vitamin C yang melindungi sistem kekebalan tubuh,” katanya.

Selain memperhatikan makanan, sambungnya, selama puasa harus cukup cairan. Cairan membantu organ tubuh berfungsi normal.

“Minimal minum 8 gelas air per hari. Jumlah ini dipecah untuk sahur, berbuka dan makan malam. Untuk sahur sebanyak 2 gelas, kemudian 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat makan malam dan 2 gelas jelang tidur,” ungkapnya.

Ia juga menganjurkan olahraga sebagai salah satu cara agar bisa tetap sehat, termasuk untuk meningkatkan imun atau sistem kekebalan tubuh.

Dokter Irham menjelaskan, beraktivitas sambil menjalankan puasa di awal bulan Ramadan menjadi terasa berat lantaran tubuh belum bisa sepenuhnya menyesuaikan kondisi. Namun, Anda bisa menyiasatinya dengan memulai olahraga ringan.

“Puasa bisa membawa efek baik untuk kesehatan jika dilakukan dengan benar. Salah satu manfaat berpuasa bagi kesehatan adalah dapat menurunkan berat badan dengan membakar lemak untuk menghasilkan energi,” katanya.

Selain lemak, kadar kolesterol dan tekanan darah juga akan berkurang.

“Tingkat endorfin akan bertambah setelah beberapa hari berpuasa, kondisi ini dapat membuat Anda lebih waspada dan memberikan perasaan sehat secara keseluruhan,” katanya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.