Puasa di Pangandaran tak Perlu Ada Bukber dan SOTR

123
0
AKBP Doni Eka Putra SIK Kapolres Kabupaten Ciamis

PANGANDARAN – Selama bulan Ra­madan nanti, Pe­merintah Kabupaten Pa­ngandaran meng­himbau masyarakat untuk berbuka puasa maupun sahur di rumah. Tidak perlu sahur on the road (SOTR) dan ifthar ja­ma’i atau buka puasa bersama (bukber).

Imbauan ini di­berlakukan setelah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pa­ngan­daran menerbitkan edaran terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga ; Begini Panduan Ibadah Puasa Ramadhan & Idul Fitri di Pangandaran

Kapolres Kabupaten Ciamis AKBP Doni Eka Putra SIK mengimbau masyarakat untuk selalu menjadi pelopor dan menjaga keamanan dan ketertiban. Caranya dengan mematuhi peraturan pemerintah dan maklumat Kapolri agar penyebaran virus Corona atau Covid-19 semakin menurun dan hilang.

Maka, kata ia, menjelang bulan Ramadan umat muslim disarankan untuk ibadah di rumah, jangan sampai membuat kerumunan massa.

“Kegiatan bulan Ramadan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak di tempat umum dan di lingkungan minta tolong ditiadakan terlebih dahulu. Hal itu sesuai dengan protokol kesehatan untuk percepatan penanganan virus Corona,” katanya saat dihubungi Radar, Selasa (14/4).

Agar ibadah Ramadan berjalan hidmat, sambungnya, AKBP Doni memerintahkan Polsek di Pangandaran untuk meningkatkan patroli bersama tim gugus tugas sehingga kegiatan buka puasa, olahraga, kesenian, jasa hiburan, unjuk rasa, pawai dan karnaval serta kegiatan lainnya yang menciptakan kerumunan massa dapat dibubarkan.

“Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan imbauan pemerintah. Ketika tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk jaga jarak fisik, kami peringatkan dengan pembubaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak melarang kerumunan jika wabah pandemi Covid-19 ini sudah hilang. Maka ia minta masyarakat patuh terapkan physical distancing serta hidup sehat dan bersih.

“Diperbolehkan kembali (kerumunan, Red) asal sudah dinyatakan berakhir wabah Covid-19 dan semua berjalan normal kembali,” katanya.

Kasat Pol PP Ka­bupaten Pangandaran Drs Undang So­hba­rudin mengajak ma­syarakat untuk selalu di rumah saja, jaga jarak fisik, cuci tangan pakai sabun dan pakai masker (DJCM) terus dilakukan menjelang Ramadan. Tujuannya menjaga ke­amanan dan ke­tertiban ma­syarakat (kamtibmas) untuk per­lin­dungan dari wabah virus Corona.

“Masyarakat harus patuh de­ngan isi su­rat edaran dari Kemenag dan Pemda,” ka­tanya.

Baca juga : Pemkab Pangandaran Siapkan 93 Posko Covid-19 di Setiap Desa

Ia berpesan, baik anak muda dan dewasa le­bih baik buka puasa di ru­mah saja, de­ngan begitu m­omen Covid-19 bermanfaat untuk ke­be­r­­samaan keluarga.

Selain itu, dalam me­ngurangi ke­rumunan di ru­ang publik, Satpol PP terus mengimbau DJCM lewat mobil yang dilengkapi speaker. Ketika melihat masih ada massa yang berkerumun maka akan di­bubarkan. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.