Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3%

19.1%

7.2%

70.7%

Publik Diminta Tak Berasumsi

69
0
KH Atam Rustam MPd

Tokoh ulama Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd menyerukan masya­rakat tidak tergesa-gesa me­nyimpulkan penyebab kematian ASN di ling­­kung­an Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

“Biarkan aparat kepolisian menyimpulkan penyebab utama kematian ASN di dalam mobil tersebut. Jangan sampai masyarakat berasumsi yang tidak-tidak,” ujar Ketua PC NU Kabupaten Tasikmalaya tersebut kepada Radar, Kamis (5/12).

Sebab, kata Kiai Atam, masyarakat atau sesama abdi negara harus menjaga perasaan keluarga maupun kerabat korban. Agar tidak sampai merasa lebih bersedih dan terluka setelah tinggal korban.

”Sebagai sesama manusia, kita harus mengedepankan husbnudzon, biarkan kepolisian bekerja mencari penyebab utamanya,” kata dia.

Untuk itu, dirinya mendorong kepolisian mengusut penyebab kematian ASN yang menjabat kepala sekolah tersebut. Sehingga tidak menjadi opini liar di masyarakat.

”Jadi masih teka-teki, belum jelas penyebab dan asal muasal kenapa korban meninggal di dalam mobil. Kita dorongan kepolisian mengungkapkan,” tuturnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ami Fahmi ST mengatakan peristiwa meninggalnya ASN yang ditemukan tidak bernyawa di dalam mobilnya merupakan sebuah musibah.

“Saya anggap ini musibah, tidak usah membesar-besarkan kejadian ini, karena pihak keluarganya pasti masih berduka. Kita husnudzon saja, ASN itu meninggal saat melaksanakan tugas dari Bandung,” ungkap Ami.

Mewakili kelembagaan DPRD, dia turut berbelasungkawa setinggi-tingginya atas wafatnya tenaga pendidik tersebut.

“Hal-hal lainnya biarkan, karena kita tidak bisa berandai-andai. Mudah-mudahan almarhum diterima disisi Allah SWT,” tutur Ami. (dik) 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.