Pulang ke Garut, 2.500 Tukang Cukur dari Jabodetabek Harus Cek Kesehatan

156
0
radartasikmalaya.com

TAROGONG KIDUL – Ribuan tukang cukur (pemangkas rambut) asal Kabupaten Garut yang bekerja di Jabodetabek akan pulang kampung dalam beberapa hari ini. Alasan kepulangan para tukang cukur ini salah satunya karena penyebaran virus corona di kota besar sudah masif.

“Diperkirakan ada 2.500 tukang cukur yang akan pulang. Alasannya, selain virus corona juga menjelang Ramadan ditambah kondisi di Jabodetabek sedang sepi,” ujar Ketua Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) Irawan saat dihubungi wartawan Senin (30/3).

Baca juga : Pasien PDP Corona dari Bayongbong Garut Sempat Kabur dari RSUD, Aparat Panik

Irawan menyebut sudah meminta para pemangkas rambut memeriksakan kesehatannya di Puskesmas ketika sampai ke kampung halaman. “Sudah dikasih tahu semuanya. Yang pulang ke Garut, langsung datang ke Puskesmas untuk diperiksa. Sebelum datang ke keluarganya,” katanya.

Jika ada pemangkas tak periksakan diri, rekan-rekan di PPRG akan saling mengingatkan. Pemeriksaan dilakukan agar tak terjadi keresahan di masyarakat.

“Kalau ada yang tak periksa, akan dilaporkan sama teman-teman. Akan disuruh periksa. Sudah disosialisasikan. Teman-teman sudah mengerti,” ujarnya

Loading...

Baca juga : 2 dari 3 Pria Pemeran Video Porno Lawan 1 Wanita di Garut Divonis 2,9 Tahun Penjara

Irawan juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan saat akan memangkas rambut wakil presiden di Jakarta. Sepulangnya dari Jakarta, ia juga akan kembali melakukan pemeriksaan. “Kemarin di Garut. Tadi dipanggil ke Jakarta. Sudah diperiksa hasilnya negatif. Nanti pulang ke Garut juga akan dicek lagi,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.