Puluhan Mahasiswa & Dosen UBK Tasik Jadi Relawan Covid-19 di 8 Posko Perbatasan

200
0
Istimewa PERIKSA. Mahasiswa UBK memeriksa suhu tubuh warga di Pos 4 Margabakti Cibeureum Jumat (10/4). UBK mengirimkan puluhan mahasiswa untuk menjadi relawan Covid-19.

TASIK – Sebagai kampus kesehatan, Universitas Bhakti Kencana (UBK) Tasikmalaya berkomitmen membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19. Makanya, UBK mengirimkan puluhan mahasiswa dan dosen untuk menjadi relawan di 8 posko perbatasan yang dibuat oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Koordinator Relawan UBK Maria Ulfah Jamil SST MTr.Keb mengatakan mahasiswa yang diterjunkan sebagai relawan ada 23 orang dari S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Mereka di tempatkan di Posko Indihiang, Mangin, Bojongjengkol, Awipari, Cipeusar, Kawalu Asta, Urug dan Karangresik.

Baca juga : Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tasik Bantu Warga Desa Atasi Covid-19

“UBK menjadi kampus yang mengirimkan relawan paling banyak di posko perbatasan,” ujar Maria kepada Radar, Senin (13/4).

Relawan ini mulai bertugas sejak tanggal 6 hingga 30 April 2020. “Masa tugas disesuaikan dengan instruksi dari pemerintah, sebab UBK menyatu dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya,” kata Maria yang menjabat Ketua Prodi D3 Kebidanan UBK Tasikmalaya.

Tugas relawan ini memeriksa suhu tubuh dan mendata orang yang keluar-masuk Kota Tasikmalaya. Saat bertugas tentunya relawan mahasiswa dan dosen ini memakai alat pelindung diri (APD) lengkap sehingga aman.

Loading...

Baca juga : Kepedulian POKT Kabupaten Tasik di Tengah Pandemi Covid-19

“Para mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional merasa terpanggil untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19. Begitupun para dosen, kami terjun sebagai relawan karena didasari rasa kemanusiaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini, sambungnya, menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, dengan menjadi relawan mereka belajar banyak hal, terutama tentang aspek kemanusiaan. “Hal ini sangat mendukung kompetensi yang wajib dimiliki calon tenaga kesehatan,” katanya. Adapun bagi dosen, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian masyarakat. “Semoga kontribusi UBK bisa bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. (na)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.