Puluhan Ribu Wisatawan Berlibur di Garut

101
0

KADUNGORA – Puluhan ribu wisatawan dari berbagai daerah mendatangi objek wisata di Kabupaten Garut selama libur Lebaran. Seperti Taman Satwa Cikembulan di Kecamatan Kadungora. Di lokasi tersebut ribuan pengunjung datang setiap harinya.

“Alhamdullilah pengunjung banyak. Hari pertama Lebaran saja mencapai 1.100 pengunjung,” kata Manajer Taman Satwa Cikembulan Rudi Arifin kepada wartawan Minggu (9/6).

Rudi menerangkan di hari libur Lebaran sampai kemarin, jumlah pengunjung terus meningkat. Hal itu karena bertepatan dengan libur sekolah, sehingga banyak rombongan anak-anak yang datang ke taman satwa. “Paling banyak sehari itu tiga ribuan. Wisatawan yang datang dari berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta dan kota besar sekitarnya,” katanya.

Taman Satwa Cikembulan, kata dia, merupakan lokasi wisata alternatif di Kabupaten Garut, selain wisata alam seperti Cipanas, Darajat Pas dan Gunung Papandayan. Di taman satwa ini memiliki koleksi satwa sebanyak 444 ekor dari 112 spesies, di antaranya yang memiliki daya tarik pengunjung seperti orang utan, macan, singa dan berbagai jenis binatang lainnya. “Taman Satwa Cikembulan ini merupakan objek wisata edukasi pengenalan sejumlah satwa yang hanya satu-satunya di Garut,” terangnya.

Bukan hanya Taman Satwa, objek Wisata Pantai Santolo di wilayah Garut Selatan juga banyak dikunjungi wisatawan. Berdasarkan informasi dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut, sejak H+2 Lebaran Jumat (7/6) hingga H+4 Minggu (9/6), jumlah wisatawan yang mengunjungi pantai di pesisir selatan Jawa Barat itu mencapai 87 ribu orang. “Hari ini saja (Minggu) ada sekitar 14 ribuan wisatwan yang berkunjung ke Pantai Santolo ini,” ujar Kepala Satpolairud Polres Garut AKP Tri Andri saat dihubungi Rakyat Garut, kemarin.

Menurut dia, para pengunjung ke pesisir pantai selatan Garut bukan hanya dari warga Jawa Barat saja, tetapi dari luar provinsi. “Luar provinsi juga banyak, jadi wajar jika tingkat kunjungan wisata meningkat pada saat libur Lebaran,” katanya.

Ia mengaku sudah memprediksi peningkatan kunjungan di Pantai Santolo. Berbagai antisipasi dilakukan, mulai dari memberikan imbauan, memasang rambu-rambu peringatan hingga meningkatkan patroli. “Kita tetap melakukan pengawasan terhadap wisatawan dengan cara mengimbau mereka menaati rambu-rambu laut. Kita juga melakukan patroli laut untuk menjaga, jangan sampai terjadi laka laut,” terangnya.

Tri mengatakan selama musim libur Lebaran tidak ada kejadian laka laut di Pantai Santolo. Ia berharap wisatawan selalu waspada dan berhati-hati saat bermain di area pantai. “Sejauh ini alhamdulillah belum ada kejadian. Semoga jangan ada,” terangnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.