Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3%

19.7%

7.3%

70%

Puluhan Truk Sampah Pemkot Tasik Tak Layak Operasi

73
0
CEK KONDISI. Kadis LH Kota Tasikmalaya H Dudi Mulyadi bersama stafnya menunjukkan kondisi mobil yang sudah uzur, namun terpaksa tetap digunakan untuk mengangkut sampah, Selasa (28/7). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya memiliki 27 truk pengangkut sampah. Namun sebagian besar merupakan mobil keluaran lama yang tak layak beroperasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya H Dudi Mulyadi mengakui sekitar 60 persen truk pengangkut sampah kondisinya sudah tidak layak.

Baca juga : Alhamdulillah.. Kota Tasik Nol Pasien Covid-19

Tetapi pihaknya mau tidak mau tetap harus memaksakannya untuk beroperasi. “Ya ini kan demi melayani masyarakat untuk mengangkut sampah-sampah,” ujarnya kepada Radar, Selasa (28/7).

Berdasarkan data dari DLH, 27 truk pengangkut sampah kebanyakan usianya sudah lebih dari 10 tahun. dia pun mengoreksi truk yang terguling di Jalan Sewaka Senin (27/7). “Itu bukan keluaran tahun 2002, tapi 1997,” ungkapnya.

Tahun 2019, pihaknya memang mendapat bantuan pengadaan truk baru dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak sembilan unit.

Namun bukan berarti truk yang lama dihentikan operasinya, mengingat titik penjemputan sampah yang semakin bertambah.

“Kan Perum-perum juga sekarang semakin banyak, otomatis makin banyak sampah yang kita harus angkut, “katanya.

Meski demikian, pihaknya melakukan pemeliharaan secara rutin agar setiap armada bisa beroperasi.

Hanya saja biayanya yang semakin membengkak, karena intensitas perawatan yang lebih sering.

“Ibaratnya kalau mobil yang sudah tua prosesnya sudah rawat jalan,” selorohnya.

Soal anggaran pemeliharaan, kata Dudi, tahun 2020 ini dialokasikan sekitar Rp 2 miliar. Dia bersyukur alokasinya tidak terkena dampak refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Kalau tidak ada pemeliharaan, terus rusak siapa yang nanti mau angkut sampah,” ujarnya.

Dengan kondisi armada yang didominasi mobil tua,  dia menegaskan pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Walaupun dengan berbagai masalah teknis kerap dihadapi di jalan. “Pernah juga truk rangkanya patah dan mesinnya jatuh saat beroperasi,” terangnya.

Baca juga : Iwan-Iip Solusi Kabupaten Tasik Bersih dan Bebas dari KKN

Disinggung penambahan armada baru, pihaknya enggan berkomentar. Karena armada yang ada pun bukan pengadaan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Hampir semuanya (kendaraan pengangkut sampah, Red) bantuan dari provinsi,” terangnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.