Akibat Terkena Cileuncang Dampak dari Banjir

Puluhan Warga Pangandaran Alami Gatal-Gatal

35
AIR CILEUNCANG. Banyak masyarakat di Kabupaten Pangandaran yang menjadi korban banjir beberapa waktu laluterkena penyakit gatal-gatal

CIJULANG – Banjir yang melanda Pangandaran beberapa waktu lalu, memberikan efek buruk bagi kesehatan warga. Setidaknya ada puluhan hingga ratusan orang yang menderita berbagai penyakit khususnya gatal-gatal pada kulit.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yadi Sukmayadi mengatakan dampak banjir tersebut menyebabkan penyakit gatal-gatal di kulit. ”Kami mendirikan posko kesehatan di daerah yang terkena banjir, kami temukan banyak yang kena penyakit gatal-gatal dan bisul,” jelasnya kepada Radar saat dietmui di ruang kerjanya, Senin (26/11).

Dinas Kesehatan langsung memberikan salep dan juga obat-obatan untuk kesembuhan mereka. ”Semuanya sudah teratasi, mereka sudah diobati. Selain mendirikan posko, kita juga bergerak ke rumah-rumah warga yang terkena banjir,” jelasnya.

Menurutnya, air cilencang yang kotor dan penuh kuman bakteri menjadi penyebab masyarakat menderita gatal-gatal. ”Mudah-mudahan tidak terjadi lagi banjir,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad mengatakan setidaknya ada 10 penyakit yang ditemukan pada korban banjir. Diantaranya Dermatitis, Gastritis, Hipertensi, ISPA, Dyspesia, Stomatitis, GEA, Myalgia dan Vomitus. ”Totalnya ada 210 penderita,” tuturnya.

Yani menambahkan kebanyakan penyakit yang diderita korban banjir adalah gatal-gatal pada kulit (dermatitis).

”Penyakit mag juga ada, tapi sangat sedikit. Semuanya sudah mendapatkan perawatan,”katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.