Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.4%

8.1%

67.2%

Puluhan Warga Sukakarsa Kabupaten Tasik Terjangkit Chikungunya

243
0
TERBARING. Salah satu warga di Kampung Bongas, Sukakarsa terbaring lemas akibat terserang chikungunya, Selasa (9/6). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SUKARAME – Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 90 warga di Kampung Bongas Desa Sukakarsa Kecamatan Sukarame terjangkit gejala penyakit chikungunya yang disebabkan gigitan nyamuk, Selasa (9/6).

Kepala Dusun Bongas Desa Sukakarsa Muksin Al Afgani menagtakan, puluhan warga yang terjangkit chikungunya sudah terjadi saat bulan puasa.

Baca juga : 107 Warga Jamanis Kabupaten Tasik Terima Sembako Non DTKS

“Sebanyak 30 KK yang terjangkit tersebar di tiga RW dan delapan RT. Bahkan saya sendiri bersama istri anak sempat terserang gejala chikungunya sampai demam, gatal dan lemas tidak bisa berdiri. Namun, setelah berobat ke dokter praktek umum berangsur sembuh,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Kata dia, puluhan warga yang terjangkit chikungunya pada umumnya berobat jalan dan istirahat di rumah masing-masing.

Dari 90 warga hampir setengahnya sudah berangsur sembuh dan sebagian masih belum bisa beraktivitas atau berdiri.

Menurut Muksin, setelah terjadinya kasus wabah ini, pihaknya sudah koordinasi dengan RT/RW yang ditekankan untuk lebih peduli dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapannya ada fogging dari pemerintah, sehingga wabah ini bisa cepat berlalu dan masyarakat beraktivitas kembali,” ungkap dia.

“Berdasarkan keterangan medis dan dokter, gejala-gejala yang dialami 90 warga belakangan ini merupakan gejala terjangkit penyakit chikungunya,” katanya, menambahkan.

Kepala Desa Sukakarsa Lilis Roslina mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari masyarakat soal dugaan masyarakat di Kedusunan Bongas yang terjangkit chikungunya.

“Gejalanya nyeri pada sendi, kaki, tidak bisa jalan dan bahkan ada balita dan lansia yang terkena. Kami bersama kecamatan akan fogging,” kata dia.

Pasangan suami istri Ii Kuswandi (39) dan Eka Nurmalasari (31) mengaku selama satu minggu terjangkit penyakit chikungunya sampai tidak bisa berjalan dan beraktivitas.

“Sampai tidak selera makan, terasa demam dan tidak bisa berjalan dan berdiri. Namun, setelah berobat ke dokter umum, alhamdulilah berangsur pulih,” ujarnya.

Baca juga : Rumah Gakin di Sukarame Tasik Belasan Tahun Disangga Bambu

Camat Sukarame Denden Trio mengatakan, upaya dari kecamatan bersama desa dan puskesmas akan melakukan fogging.

“Insyaallah akan dilakukan Rabu (10/6) besok. Kami sudah mendata dan mendatangi lokasi. Melihat kondisi masyarakat, termasuk memberikan penyuluhan karena sebagian masyarakat tidak paham, bahwa dirinya mengidap chikungunya,” ujar dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.