PUPM Dukung Ketahanan Pangan

5
RAKOR. Sekda Kota Banjar Dr Ade Setiana bersama Ketua KTNA dr H Herman Sutrisno melakukan rapat koordinasi di Aula Balai Benih Ikan Senin (24/9). (Anto Sugiarto / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Persediaan pangan di Kota Banjar hingga akhir tahun 2018 masih surplus. Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi Dewan Ketahan Pangan (DKP) Kota Banjar di Aula Balai Benih Ikan (BBI) Senin (24/9).

“Hal ini didukung dengan adanya program pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) di setiap desa dan kelurahan,” terang Sekretaris Daerah Kota Banjar dr Drs Ade Setiana MPd kepada wartawan.

Dia menjelaskan program tersebut dilaksanakan kelompok tani yang membeli hasil gabah dari para petani. Lalu diproses jadi beras medium yang dijual Rp 8.500 per kilogramnya.

Menurut dia, itu sangat membantu meningkatkan perekonomian petani. Sebab hasil gabah mereka dibeli dengan harga pantas.

“Program ini harus terus dilakukan dalam upaya menjaga ketersediaan pangan di daerah, khususnya Kota Banjar,” ungkapnya.

Ketua KTNA Kota Banjar dr H Herman Sutrisno menambahkan Kota Banjar didukung dengan beberapa lumbung padi.

“Hal itu untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kota Banjar, sehingga persediaan pangan tetap aman dan terkendali,” jelasnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.