PUPR Kota Tasik Cari Penanggungjawab Tiang Miring Provider di Simpang Cimulu

965
1

KOTA TASIK – Tiang kabel miring yang diduga milik salah satu provider di Simpang Cimulu-Stasiun, Kelurahan Tawangsari Kecamatan Tawang Kota Tasik, hingga Kamis (18/06) sore, kondisinya masih dalam keadaan rusak.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun di lapangan, warga sekitar lokasi sudah mendatangi beberapa provider yang diduga pemilik tiang itu.

Namun, belum ada satu pun yang mengakui bertanggungjawab atas tiang yang miring kondisi dengan kabel menjuntai ke jalan.

“Masih begitu aja kang kondisinya. Tapi dari pihak dinas terkait (PUPR, Red) sudah ada yang datang dan memerika tiang ini,” ujar Roni Ariansyah (26), warga sekitar lokasi kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, tiang tersebut menurut informasi dari warga lainnya dipasang 3 bulan lalu saat malam hari.

Apalagi di tiang itu terjuntai beberapa kabel yang diduga bukan milik salah satu provider saja.

Padahal harusnya minimal minta izin ke warga atau RT biar diketahui secara jelas.

“Dari beberapa provider (XL dan Telkomsel, Red) juga sudah ada yang melihat. Tapi katanya bukan milik mereka. Makanya kami bingung ini tiang siapa, karena pihak dinas mau memperbaikinya juga sulit untuk minta izin ke siapa-siapanya,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tasik, Sandi Lesmana membenarkan bahwa pihaknya sudah mengecek tiang miring itu dan siap melakukan perbaikan.

Bahkan, timnya sudah menyiapkan surat teguran serta siap melakukan perbaikan asalkan diketahui secara jelas siapa penanggungjawab atau perusahaan mana yang memiliki tiang itu.

Karena jangan sampai pihaknya disalahkan ketika tanpa memberitahukan melakukan perbaikan.

“Tiang miring itu berada di pinggir jalan kota. Kami sudah mengeceknya dan sudah komunikasi dengan pihak RT setempat. Malah kami bersama-sama mencari tahu tiang itu milik siapa dan belum diketahui hingga kini,” tuturnya.

Tambah dia, walaupun timnya siap melakukan perbaikan namun harus diketahui dulu tiang tersebut milik siapa.

Karena selain pihaknya akan menegur pemilik tiang itu, juga harus meminta izin dahulu untuk melakukan perbaikan.

“Kalau dilihat dari keberadaan tiang itu masuk ke jalan kota, belum permanen, masih dipatok dan maka nantinya akan kita hilat juga apakah dapat surat izin rekomendasi dari sisi teknis pihak dinas terkait atau tidak ditempuh,” tambahnya.

Jelas dia, tiang itu juga belum dicor kondisinya. Pihaknya pun dengan pihak RT setempat akan terus berkordinasi dan mengidentifikasi siapa pemilik tiang tersebut agar jelas dan terang-benderang semuanya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.