Pupuk Bersubsidi di Ciamis Mulai Disalurkan ke Beberapa Kecamatan

113
0
MUSIM TANAM. Para petani di Dusun Gandasari Desa Gunungcupu Kecamatan Sindangkasih menggarap lahan sawah Rabu (14/10). Saat ini di Ciamis sudah memasuki musim tanam. IMAN SR / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Kuota pupuk bersubsidi di Kabupaten Ciamis bertambah. Bahkan, secara bertahap pupuk tersebut mulai didistribusikan ke beberapa kecamatan.

Kepala Dina Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis S Budi Wibowo menjelaskan, pupuk bersubsidi, yang sebelumnya sempat dikeluhkan para petani karena sulit didapatkan di pasaran, mulai Oktober sampai Desember 2020 akan ada di pasaran.

Baca juga : Entah Apa Sebabnya, Genting dan Atap SDN 4 Gunungcupu Ciamis Rontok

Karena Ciamis telah mendapatkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi.

“Kuota alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Ciamis sudah ada penambahan,” papar Budi di ruang kerjanya, Rabu siang (14/10).

Kabupaten Ciamis mendapatkan tambahan kuota pupuk urea 8.609 ton, SP-36 bertambah 1.423 ton, ZA bertambah 64 ton dan NPK bertambah 2.378 ton.

Loading...

Untuk pembelian pupuk bersubsidi di Pulau Jawa wajib menggunakan Kartu Tani. “Makanya upaya kami secara maksimal sekarang terus bertahap melakukan pembagian kartu tani di 27 kecamatan,” ujarnya.

Pada Kamis (15/10) akan ada pembagian kartu tani di Desa Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti.

Dia mengimbau para petani tidak usah khawatir karena belum mempunyai kartu tani. Karena pihaknya secara bertahap membagikan kartu dari program nasional itu.

Untuk 2020, kata Budi, kartu tani dibagikan kepada 1.511. Sisanya yang belum tersalurkan 1.214. Adapun kartu tani yang sudah tersalurkan 118.303.

“Jadi kita sampaikan dengan pakai kartu tani ini, kegunaannya banyak selain dapat beli pupuk bisa pakai transaksi lain,” paparnya.

Penggunaan kartu tani untuk pembelian pupuk, jelas Budi, untuk meminimalisasi pembelian pupuk dalam jumlah banyak atau penimbunan.

Pembelian pupuk bersubsidi sekarang per zonasi dan dibatasi. Contohnya petani yang mempunyai satu hektare lahan hanya bisa 200 kilogram pupuk.

Kepala Dusun Gandasari Desa Gunungcupu Kecamatan Sindangkasih Rahmanto menjelaskan di wilayahnya hampir 90 persen para petani belum mempunyai kartu tani.

Namun dia bersyukur Balai Penyuluhan Pertanian dan Perikanan (BP3) mempersilahkan kepada para petani untuk mengumpulkan kartu keluarga dan KTP dan menjelaskan luas garapan untuk 2021.

Baca juga : Warga Baregbeg & Banjarsari Ciamis Serahkan Buaya, Kakaktua dan Kukang Jawa

“Kami berharap bisa terealisasi kartu tani itu, karena kendalanya kalau tidak punya kartu tani beli pupuk tidak bisa,” ujarnya.

Pihaknya berharap pemerintah menyuplai pupuk ke Bumdes agar mudah didapatkan petani.

“Semoga pupuk mulai tersalurkan hari ini kepada para petani, karena sudah memasuki masa tanam,” tuntasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.