Puskesmas se-Kota Tasik Siap Atasi Virus Corona, Ini Tips Atasi Sejak Dini

138
0

KOTA TASIK – Penyebaran virus corona yang ditenggarai sudah ada suspect di wilayah Jawa Barat, Khususnya Bandung, menjadi kekawatiran warga Kota Tasik.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat berharap masyarakat tak panik jika ada warga atau kerabatnya yang diduga supect virus Corona.

Sebab, penanganan dini bisa dilakukan di seluruh Puskesmas se-Kota Tasik.

Hal itu dikatakan Uus kepada radartasikmalaya.com yang dihubungi via ponselnya, Rabu (29/1) sore.

Baca juga : VIDEO – Jerit Tangis Histeris saat Pemakaman Siswi SMPN 6 Kota Tasik yang Ditemukan di Gorong-Gorong

“Yang terpenting jangan panik dulu. Karena di Kota Tasik yang ditemukan baru suspect. Dan sudah dipastikan negatif. Pasiennya kini sudah dipulangkan karena membaik kondisinya,” katanya.

Meski kondisinya membaik secara klinis, Mi, warga Cihideung, yang suspect virus Corona masih terus diawasi pihaknya.

“Nah apabila masyarakat mendapati ada warga atau kerabatnya yang mengalami demam, batuk-batuk, tenggorokan tak nyaman dan sesak nafas ya jangan panik,” terangnya.

Baca juga : Pinisepuh dan Kader Muda Golkar Dukung Iwan Saputra

“Langkah awal jika ada gejala seperti itu adalah minum air putih yang banyak. Kemudian mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin C apakah buah-buahan, ataupun dalam bentuk jadi (obat). Itu yang penting,” sambungnya.

Beber dia, mengapa langkah antisipasi itu harus dilakukan karena untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Karena dengan daya tahan tubuh yang naik, virus itu kemampuan interpensinya akan diminimalisir. Atau bahkan bisa sampai hilang apabila daya tahan tubuh dalam kondisi yang sangat prima,” bebernya.

Dia menambahkan, jadi sebenarnya penanganan awal soal virus ini bisa dilakukan di seluruh Puskesmas.

“Jadi apabila mendapati gejala itu saya sarankan berobat dulu ke Puskesmas. Insya Allah seluruh Puskesmas di kita para dokter dan paramedisnya sudah mengenali tanda-tanda tersebut,” tambahnya.

Jelas dia, jadi nanti pihak Puskesmas yang akan memberikan rujukan ke RSUD jika masuk ke suspect. Dan di RSUD pihaknya sudah menyiapkan ruangan isolasinya.

“Jadi itu adalah rangkain interpensi dan deteksi dininya. Kalau soal obatnya kami sudah siapkan. Yang pasti jangan panik dan masyarakat harus kooperatif dengan petugas kesehatan,” jelasnya.

Khususnya soal obatnya, secara langkah antisipasi sebenarnya sangat mudah di dapat di pasaran.

“Seperti jika ada demamnya bisa menggunakan paracetamol, untuk daya tahan tubuhnya memakai vitamin c, batuknya pakai obat batuk. Ini obat sifatnya interpensi awal atau menekan gejala maupun sintometis awal. Untuk pencegahan sesaknya juga sudah disiapkan,” tandasnya.

Hanya saja, kata dia, untuk terapi etiologi secara kausatif karena ini virus yang baru belum tersiapkan obatnya di Kota Tasik.

“Tapi kita diberlakukan sistem rujukan memadai ini. Saya yakin semua rumah sakit yang jadi rujukan virus seperti ini sudah bisa tertangani,” katanya.

Terpisah, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menuturkan, pemerintah sudah jauh hari menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi dan mendeteksi dini soal virus Corona ini.

Jadi, masyarakat jangan panik karena pemerintah telah siap menanganinya.

“Antisipasi Corona ini kita dari pemerintah melalui Dinkes sudah memberikan surat edara ke seluruh Puskesmas dan rumah sakit untuk memantau gejala-gejala virus ini. Kita antisipasi juga di RSUD dan sudah menyiapkan ruang isolasinya,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.