Puskesmas Urug Kawalu Kota Tasik Kembali Buka, 50 Orang yang di-Tracing Hasinya Negatif

423
0
radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya memastikan bahwa Puskesmas Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya sudah beroperasi kembali, mulai Jumat (04/09).

Dengan begitu, Puskesmas Urug yang sebelumnya sempat ditutup sementara akibat adanya tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid -19, kembali bisa menerima pelayanan kesehatan.

“Untuk Puskesmas Urug hari ini terakhir tidak memberikan pelayanan. Besok In Syaa Allah sudah dapat memberikan pelayanan lagi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat kepada wartawan, Kamis (03/09) sore.

Terang Uus, sebelum dibuka kembali, guna memastikan bahwa Puskesmas Urug dalam kondisi aman bagi pelaksanaan pelayanan termasuk bagi keamanan tenaga medis lainya.

Pihaknya mengaku telah melakukan tracking untuk 50 orang khusunya bagi orang yang sudah kontak erat dengan tenaga medis yang terkonfirmasi positif baik dilingkungan puskesmas maupun tempat tinggal pasien.

“Setelah ada yang terkonfirmasi positif, kita sudah melakukan tes swab kepada kontak erat baik ke seluruh karyawan puskesman dan juga ke keluarga pasien,” terangnya.

“Total ada sekira 50 orang yang dilakukan tracing. Hasilnya tes sudah keluar, dan Alhamdulilah seluruhnya dinyatakan negatif,” sambungnya.

Melihat kondisi hasil swab tes negatif, tambah Uus, pelayanan Puskesmas Urug makanya dibuka kembali.

“Karena hasilnya sudah dinyatakan aman atau negatif semua, Insya Allah Puskesmas Urug besok Jumat sudah bisa memberikan pelayanan kembali,” tambahnya.

Uus menandaskan, tenaga medis atau pasien yang positif Covid-19 kemungkinan besar terpapar di luar daerah. Karena pasien tenaga medis tersebut beberapa hari sebelumnya baru berkunjung ke daerah zona merah.

Lalu, jelas dia, akhirnya pulang kembali ke Kota Tasikmalaya dan mulai mengalami gejala Covid-19. Atas inisiatif sendiri, petugas medis itu melakukan pemeriksaan Covid-19.

“Dan hasilnya memang positif, makanya kemungkinan besar pasien tersebut terpapar di luar daerah. Sampai saat ini pasien itu masih diisolasi,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.