Putra Raja Dangdut Terseret Soal Anggaran Konser di Kota Banjar

34
0
Romy Syahrial
Loading...

JAKARTA – Putra raja dangdut Rhoma Irama, Romy Syahrial telah selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pem­be­rantasan Korupsi (KPK). Romy yang merupakan pihak swasta diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi da­lam kasus du­gaan suap pro­yek pekerjaan infra­struktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun anggaran 2012-2017.

“Ini masalah pemanggilan adik saya (Ridho Rhoma) show di Kota Banjar, jadi kampanye pencalonan istri dari mantan Wali Kota, mantan Wali Kota kan pak Herman Sutrisno, nah istrinya mencalonkan Wali kota banjar namanya Hj Ade UU,” kata Romy usai menjalani pe­meriksaan di Ge­dung Merah Pu­tih KPK, Jalan Kuningan Per­sada, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021).

“Kampanyenya (konser) memang­gil Ridho, tapi ngon­taknya ke saya,” sambung Romy.

Romy berdalih, tidak mengetahui jumlah uang yang digunakan untuk anggaran pembayaran adiknya itu. Romy mengklaim hanya menjembatani informasi itu ke Ridho Rhoma.

“No­minalnya saya kurang tahu, tapi saya hanya menghubungi supaya Ridho bisa tampil di Banjar. Enggak dan saya serahkan ke timnya Ridho saat itu, hanya menjembatani saja,” ujar Romy memaparkan.

loading...

Sebelumnya, KPK kembali memanggil putra pedangdut Rhoma Irama, Romy Syahrial. Pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya Romy mengaku terlambat mengetahui ada surat panggilan pemeriksaan dari KPK.

“Panggil ulang sebagai saksi dalam perkara dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) PUPR Kota Banjar,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (15/2/2021).

Penyidik lembaga antirasuah sebelumnya telah memanggil Romy sebanyak dua kali. Tetapi Romy tidak memenuhi panggilan tersebut.

KPK memang sedang melakukan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017. Namun, lembaga antirasuah belum mengumumkan secara rinci konstruksi kasus serta tersangka dalam kasus ini.

Dalam kasus ini, KPK masih pada tahap pengumpulan alat bukti yang diantaranya memeriksa saksi dan melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di Kota Banjar.

Beberapa telah digeledah oleh KPK diantaranya, pendopo Wali Kota Banjar, rumah mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar, kediaman Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjar dan rumah milih pihak swasta di Kota Banjar. (jp/kim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.