PVMBG Jabar Teliti Pergeseran Tanah di Panawangan & Kawali Ciamis

65
0
ISTIMEWA TELITI PERGERAKAN TANAH. Tim peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat didampingi anggota BDPB Ciamis melakukan penelitian pergerakan tanah di Dusun Cilimus Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Rabu (13/1).

CIAMIS – Empat peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat mulai melakukan penelitian di dua lokasi pergeseran tanah di Kecamatan Panawangan dan Kecamatan Kawali, Rabu (13/1).

Mereka melakukan penelitian di Dusun Cilimus Desa Indragiri Kecamatan Panawangan dan Dusun Sukamaju Desa Talagasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian itu akan diketahui publik satu minggu lagi.

Peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat Maryono mengaku penelitian baru di Panawangan Kabupaten Ciamis. Sedangkan untuk penelitian, Kawali masih dan belum beres.

“Untuk lebih lengkapnya besok saja (hari ini, Red), karena masih lanjut penelitian Kawali pada besok (hari ini, Red),” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Memet Hikmat mengatakan, memang benar tim peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat telah datang ke Ciamis.

Mereka meneliti dua lokasi pergerakan tanah di Kecamatan Panawangan dan Kawali. Namun untuk Kawali masih berlanjut, karena kondisinya hujan dan dilanjutkan hari ini.

“Mengenai hasilnya tidak bisa disimpulkan sekarang-sekarang ini, karena perlu prosesnya bisanya hasilnya semingguan. Jadi upaya kami saat ini adalah menunggu hasil dari Geologi seperti apa,” ujarnya.

Baca juga : Hari Ini, Tim Geologi Periksa Tanah Bergerak di Ciamis

Untuk mendampingi tim peneliti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat, BPBD, kata Memet, menerjunkan tujuh anggota. Mereka membantu tim peneliti mengukur tanah dan memasang alatnya.

“Tentunya agar tim Geologi bisa mudah dalam pekerjaanya, sehingga bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Jadi kita membantu mereka dalam prose penelitian tanah bergerak tersebut,” ujarnya.

Kepala Dusun Cilimus Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Ana Rusliana juga mengaku mendampingi tim peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat. “Setelah di ukur itu ada panjang sekitar 120 meteran, dengan retakan besar itu 75 senti meter persegi,” ujarnya.

Apapun hasil penelitian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat, kata Ana, warga tetap memilih untuk direlokasi.

“Jadi semua yang ingin direlokasi itu ada 23 rumah, 27 KK (kepala keluarga) dan 77 jiwa. Mereka semua akan siap direlokasi saja, karena memang khawatir akan terus terjadi seperti ini (tanah bergerak, Red),” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.