Ramadan Momen Tepat Melawan Ujaran Kebencian

156
0
Loading...

JAKARTA – Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta M. Zaki Mubarak mengajak masyarakat menebar kebajikan selama Ramadan.

Secara khusus, Zaki mengajak masyarakat memberantas ujaran kebencian dan terorisme.

“Sebab, keduanya sama-sama merugikan. Apalagi, tindakan terorisme yang melukai polisi dan masyarakat umum sangat bertentangan dengan ajaran agama mana pun,” ujar Zaki di Jakarta, Jumat (18/5).

Menurut Zaki, mayoritas yang gemar menebar ujaran kebencian dan melakukan tindakan terorisme dipengaruhi dua faktor.

Pertama, kesalahan pemahaman dalam beragama. Ada sebagian kelompok kecil masyarakat yang masih mengira terorisme melindungi agama.

Loading...

Padahal, apa yang mereka lakukan adalah sebaliknya.

Faktor kedua, lanjut Zaki, campur tangan politik. Faktor itu dinilai paling tidak bermoral dan sangat keji.

Karena itu, puasa yang secara esensi berarti menahan diri harus dimaknai sebagai upaya membentengi dari berbagai bentuk ujaran kebencian, kekerasan dan tindakan lain yang merugikan diri dan lingkungan

“Substansi puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu yang dapat menyakiti manusia dan lingkungan sekitarnya,” kata Zaki.

Dia berharap kaum muslimin bisa mengintrospeksi diri dan melihat horizon yang lebih luas bahwa umat manusia bersaudara.

“Manusia tidak ada yang sempurna. Nah, karena tidak ada yang sempurna harusnya manusia bisa saling melengkapi kekurangan satu sama lain,” ujar Zaki.

(jos/jpnn)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.