Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.2%

Ramayana Kota Tasik Sedia Parcel Sembako

199
0
PARCEL LEBARAN. Seorang pekerja di Ramayana Parcel membungkus dan menghias pesanan parcel lebaran Jumat (8/5).
PARCEL LEBARAN. Seorang pekerja di Ramayana Parcel membungkus dan menghias pesanan parcel lebaran Jumat (8/5).

TASIK – Memasuki pekan ketiga Ramadan, para penjual parcel mulai proses produksi. Meski di tengah kondisi pandemi, pesanan parcel tetap ada, walaupun jumlahnya tak sebanyak Ramadan tahun lalu.

Salah satu produsen parcel yang masih eksis di Tasikmalaya yakni Ramayana Parcel di Jalan Tentara Pelajar Nomor 89 Kota Tasikmalaya.

Pemilik Ramayana Parcel Tina R Sardjono mengatakan parcel menjadi tradisi masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri. Mengirimkan parcel dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan orang lain.

Maka Ramayana Parcel menyediakan berbagai varian parcel yang bisa dipesan sesuai budget konsumen. Parcel Ramayana dikenal dengan kualitasnya yang bagus.

”Di sini menyediakan parcel dari mulai harga Rp 99 ribu hingga Rp 2 juta,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, jika biasanya parcel berisi aneka makanan ringan, maka kini tersedia parcel sembako yang dijual dengan harga Rp 99 ribu sampai dengan Rp 400 ribu. Isinya minyak goreng, tepung, kopi, mie, saus, kecap, margarine dan lain-lain.

Parcel sembako ini cocok untuk dijadikan bingkisan kepada sanak saudara, tetangga, kerabat maupun masyarakat yang membutuhkan.

“Ada juga parcel keramik, pernak-pernik dan hiasan mulai harga Rp 220 ribu, kemudian parcel Tupperware harga Rp 600 ribu,” jelasnya.

Ada juga parcel yang berisi barang elektronik mulai harga Rp 1 jutaan.

”Yang eksklusif ada parcel perlengkapan ibadah seperti koko, sajadah, mukena, sarung, tasbih dan Alquran,” katanya.

Tina mengatakan, pada kondisi pandemi Covid-19 ini Ramayana hanya menyediakan parcel berdasarkan pesanan langsung dari pembeli.

”Jadi sistemnya kalau sudah ada pesanan, baru kita buatkan,” jelasnya.

Parcel tersebut baru akan dikirim dua minggu sebelum Lebaran.

”Sementara yang mau pesan parcel berisi buah-buahan akan dikirim menjelang hari raya, agar kondisi buahnya fresh,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini bisnis parcel memang mengalami penurunan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

”Yang pesan juga kebanyakan lewat online, itu merupakan pelanggan lama saya,” ungkapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.