Rata-Rata Pencabul Kenali Korban

54

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Ciamis tengah menangani empat kasus pencabulan di empat kecamatan dalam kurun waktu satu Minggu. Tiga kasus pelecehan seksual terhadap perempuan di bawah umur terjadi di Sukamantri, Ciamis dan Jatinagara. Sedangkan satu kasus sodomi pria dewasa terhadap laki-laki di bawah umur terjadi di Kecamatan Banjarsari.

“Empat tersangka sudah kita tahan. Serta korbannya juga kita bantu pemulihan psikologis serta traumanya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto SIK kepada Radar, Selasa (6/11).

Para pencabul itu adalah orang-orang yang dekat dengan korban. Dalam melancarkan aksi bejatnya, mereka merayu dan mengiming-imingi korban dengan uang jajan. “Kami imbau kepada masyarakat bila memang ada kasus seperti ini, bergegas lapor kepada kepolisian biar kita tindak,” kata Hendra.

Sementara itu, para penjahat kelamin tersebut diancam pasal 81 ayat 2 atau pasal 76 jo pasal 82 ayat 1 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara. Semua kasus dalam tahap pemberkasan. Bila telah P21 atau hasil penyidikan sudah lengkap akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ciamis Vera Fillinda SH MH prihatin dengan adanya empat kasus pencabulan itu. Apalagi terjadi dalam kurun waktu satu Minggu. Pihaknya bersiap mendampingi para korban untuk menghilangkan trauma. “Kami apresiasi kepada kepolisian yang telah menindak semua kasus pencabulan itu agar memberi efek jera bagi para pelaku,” tutur dia.

P2TP2A selalu berupaya menyosialisasikan tentang perlindungan anak dan penanganan korban kekerasan kepada masyarakat. Semua pihak harus tahu bahwa rata-rata pencabul itu adalah orang terdekat. Maka dari itu, setiap orang tua harus peka terhadap kondisi di lingkungannya. “Semua pihak juga harus menyikapi kasus ini dengan serius. Bahkan harus dianggap darurat kejahatan seksual terhadap anak di Kabupaten Ciamis,” jelas dia. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.