Ratusan Driver Ojek Online Demo Kantor Gojek Tasik, Begini Kata Management

573
0

TASIK – Menyusul adanya berita unjuk rasa dari ratusan masa ojek online yang tergabung dalam Forum Transportasi Massal (Fortal) bersama masa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), ke Kantor Gojek Perwakilan Tasikmalaya di kawasan pertokoan Tasik Indah Plaza (TIP), Senin (3/2) siang, manajement Gojek angkat bicara.

Dalam realese-nya yang disampaikan oleh Regional Head Corporate Affairs Gojek Indonesia, Wildan Kesuma, kepada radartasikmalaya.com sebagai berikut;

Terkait dengan tuntutan dari FORTAL dan GMBI Tasikmalaya, berikut adalah pernyataan yang dapat menjawab atau meluruskan persepsi yang dibangun
dari tuntutan-tuntutan tersebut.

Baca juga : Ratusan Driver Ojek Online Demo Kantor Gojek Tasikmalaya

Hal pertama yang ingin diluruskan adalah persepsi mengenai order prioritas, karena tidak ada sistem
prioritas di Gojek

Yang dilakukan oleh Gojek adalah pembaharuan sistem alokasi, dimana Gojek berkomitmen untuk terus meningkatkan kemudahan dan kenyamanan mitra Gojek dalam bekerja.

Sejalan dengan hal tersebut, Gojek telah menerapkan sistem alokasi pesanan yang baru. Pada sistem yang baru ini pesanan yang dibuat oleh konsumen akan disebarkan kepada mitra yang berada pada radius tertentu.

Kemudian, mitra yang paling rajin (tidak pilih-pilih order), punya rating tinggi,
berpeluang lebih besar untuk mendapatkan pesanan tersebut.

Melalui sistem yang baru ini, jumlah
mitra driver yang berbuat curang dengan menggunakan aplikasi tambahan ilegal GPS palsu dapat berkurang.

Sistem baru ini juga secara tidak langsung membuat pengguna mendapat kualitas pelayanan yang lebih baik.

Selanjutnya adalah mengenai transparansi pendaftaran mitra baru. Untuk pendaftaran mitra baru
dilakukan berdasarkan keseimbangan sisi supply (jumlah mitra) dan juga demand (permintaan pelanggan).

Pendaftaran ini pun dilakukan secara terbuka, baik itu melalui kantor perwakilan perusahaan maupun di tempat yang telah disepakati dengan tetap menjunjung tinggi standar registrasi mitra yang baku.

Keseimbangan permintaan dengan jumlah mitra perlu kami jaga demi memberikan pelayanan yang optimal untuk pelanggan sembari mempertimbangkan peluang mendapatkan pemasukan bagi para mitra melalui pesanan pelanggan.

Mengenai asuransi kecelakaan, keamanan dan keselamatan mitra saat sedang bekerja menjalankan order sesuai aplikasi (on-trip) adalah prioritas nomor satu bagi Gojek.

Oleh karenanya, selain mengadakan berbagai inisiatif terkait keamanan dan keselamatan berkendara, Gojek juga memiliki program apabila mitra mengalami kejadian buruk seperti kecelakaan saat mitra sedang menjalankan order.

Program yang dimaksud adalah santunan yang dapat diklaim saat mengalami kejadian buruk seperti kecelakaan. Santunan ini akan diberikan secara gratis. Informasi detail mengenai hal ini juga dapat diakses dengan mudah dan jelas melalui website berikut https://bit.ly/2Mkmlch.

Terkait tuntutan mengenai penyetaraan penghasilan mitra berdasarkan UU no.13/2003 tentang ketenagakerjaan, dan upah minimum kabupaten/kota (UMK), dapat kami sampaikan bahwa yang
menjadi menjadi fondasi hubungan para mitra dengan Gojek adalah perjanjian kemitraan.

Sesuai dengan prinsip kemitraan, mitra Gojek tidak menerima upah dari Gojek. Mitra memperoleh pendapatan dari transaksi dan sejumlah uang yang diberikan pelanggan Gojek.

Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa prinsip kemitraan ini tetap memberikan penghasilan yang
baik untuk mitra Gojek.

Hal ini merujuk kepada riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Indonesia (LD FEB UI) yang menunjukkan bahwa penghasilan rata-rata mitra pengemudi
meningkat 45% setelah bergabung dengan Gojek.

Terkait permintaan mengenai kejelasan hak dan kewajiban antara mitra dengan Gojek. Gojek sebagai perusahaan karya anak bangsa selalu menjunjung tinggi aspek hukum, termasuk mengenai hak dan kewajiban yang tertuang jelas dalam perjanjian kemitraan antara Gojek dengan mitranya.

Kejelasan mengenai hak dan kewajiban ini tertuang di perjanjian kemitraan yang diberikan saat mitra akan bergabung dengan Gojek.

Dengan demikian, mitra dapat mengetahui dengan jelas mengenai hak dan kewajiban serta tata tertib yang disepakati bersama.

Untuk kebijakan putus mitra (PM) dapat kami sampaikan bahwa Gojek menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan. Termasuk juga mengenai kebijakan atau tata tertib yang berlaku untuk mitra.

Dalam hal ini aturan mengenai suspensi telah tercantum dengan jelas dan transparan di dalam Tata Tertib Gojek.

Terkait tuntutan pengaktifan kembali mitra yang terkena PM atau pembukaan suspensi massal ini berseberangan dengan apa yang menjadi salah satu prioritas Gojek, yakni memberikan
layanan yang aman dan nyaman kepada para pengguna, termasuk mitra driver sendiri.

Selain itu, hal ini akan merugikan para mitra aktif kami yang sudah bekerja keras untuk menjaga kualitas pelayanan
kepada pelanggan.

Kebijakan-kebijakan terkait suspensi ini telah diinformasikan pada mitra, dan juga saat sesi kopdar.

Selain itu, mitra bahkan dapat menemukan kebijakan-kebijakan tata tertib ini di website
(https://driver.go-jek.com/s/article/TATA-TERTIB-GOJEK-TARTIBJEK).

Adapun mengenai tuntutan terkait penggantian personil di kantor Gojek Tasik, Gojek selalu menjunjung
tinggi prinsip transparansi dalam menjalin komunikasi dengan seluruh mitranya, dan apabila mitra menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum karyawan Gojek silakan untuk melaporkan temuan tersebut kepada kami supaya bisa kami tindaklanjuti secara internal.

Kemudian untuk tanggapan yang terkait dengan pembentukan serikat kerja, aspek tersebut mensyaratkan hubungan kerja harus mempunyai tiga unsur, yaitu: Pekerjaan, Upah, dan Perintah.

Namun pada perjanjian kemitraan antara Gojek dengan para mitra, unsur yang dipersyaratkan tersebut tidak terpenuhi, karena unsur Perintah untuk mengantarkan orang/barang atau membelikan makanan datang dari pengguna/penumpang, bukan dari Gojek.

Demikian pula dengan unsur Upah yang
didapatkan oleh mitra, berasal dari pengguna/penumpang.

Meskipun demikian, semangat kami mulai dari kami berdiri hingga sekarang adalah untuk memberikan pendapatan yang berkelanjutan bagi seluruh mitra kami.

Maka dari itu Gojek juga terus berinovasi mengupayakan mitranya mendapatkan kesejahteraan yang baik melalui berbagai program promosi untuk pelanggan yang dapat mendorong penghasilan mitra dan juga membuka akses terhadap berbagai layanan finansial melalui program Gojek Swadaya.

Adapun wadah berkumpul mitra saat ini adalah komunitas, dimana Gojek konsisten menjalin hubungan baik dan komunikasi dengan berbagai komunitas
melalui berbagai macam program/kegiatan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.