Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.4%

70%

Ratusan Kendaraan Pebalik Lebaran 1442 H Diputarbalikan di Gentong Tasik

2489
0

KABUPATEN TASIK – Ratusan kendaraan pebalik Lebaran 1441 H yang melintas di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, diputarbalikan petugas gabungan di Pos Letter U Gentong Tasikmalaya, Selasa (26/05).

Kendaraan yang diputarbalikkan adalah yang tak memiliki izin melintas atau hendak kembali setelah mudik lebaran.

Kapolsek Kadipaten AKP Erustiana mengatakan, tertatat ada 139 kendaraan roda empat dan roda dua yang diputarbalikkan di Jalur Gantong pada pukul 08.00-12.00 WIB, Selasa.

Tindakan itu disebut perintah langsung dari pusat agar warga yang telah mudik tidak kembali ke kota besar seperti Bandung dan Jakarta.

“Ada penekanan dari pusat kalau Jakarta tidak menerima pemudik yang mau kembali. Jadi kita kembalikan mereka yang mau melintas,” katanya kepada wartawan.

Menurut dia, kendaraan yang diputarbalikan umumnya merupakan kendaraan roda empat.

Mereka beralasan hendak kembali ke kota setelah pulang ke kampung halamannya.

Kendati demikian, lanjut dia, petugas mempersilakan kendaraan melintas jika pengemudinya menunjukan surat tugas resmi dari perusahaan, surat keterangan sehat, atau bukti hasil uji cepat (rapid test) Covid-19. Jika tak bisa menunjukannya, kendaraan akan diputarbalikkan.

“Saya imbau warga yang mau balik ke Jakarta, tidak memaksakan. Kalau tak ada surat keterangan, tidak akan boleh masuk ke Jakarta. Karena itu kita balikan di sini, daripada nanti sudah sampai Jakarta dikembalikan,” bebernya.

Pantauan Selasa siang, arus lalu lintas kendaraan di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten Tasikmalaya, masih lengang.

Hanya sedikit kendaraan yang melintas dari kedua arah, baik dari arah Tasikmalaya menuju Bandung atau sebaliknya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.