Ratusan Nakes di Kota Tasik Tak Divaksin Covid-19, Kenapa?

61
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin/Net
Loading...

KOTA TASIK – Vaksinasi Covid-19 di Kota Tasik terus dilakukan sejak Jumat Lalu (29/01) dicanangkan Plt Wali Kota, Muhammad Yusuf di Puskesmas Kersanagara, Cibeureum.

Vaksinasi massal saat ini memang diutamakan untuk para tenaga kesehatan (nakes).

Dari total 3.469 nakes yang divaksin saat tahap pertama ini, ternyata ada 324 nakes yang tak divaksin.

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik, Asep Hendra Hendriana.

Kata dia, ada ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasik yang tidak diberikan vaksin Covid-19 kendati mereka sudah terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19.

loading...

“Jumlah nakes yang sudah di input di sistem P-care tapi tidak diberikan vaksinasi ada 324 nakes,” ujar Asep kepada wartawan, Kamis (04/01) siang.

Terang dia, dari ratusan nakes yang tidak dapat diberikan vaksinasi Covid-19 adalah nakes yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), sedang hamil, sedang menyusui, dan pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mereka tidak akan divaksin karena memang memiliki risiko,” terangnya.

Walaupun demikian, tambah Asep, para tenaga medis yang divaksin ini saat vaksinasi tidak ada penolakan.

Pihaknya jauh-jauh hari sudah mewanti-wanti agar seluruh nakes mengikuti vaksinasi.

“Alhamdulillah gak ada penolakan kan sudah dinanti-nanti supaya mendapat perlindungan,” tambahnya.

Jelas Asep, vaksinasi bagi nakes ini dilakukan secara bertahap, karena memang dosis vaksin Covid-19 yang diterima Kota Tasikmalaya jumlahnya terbatas yakni 7.400 dosis hanya cukup bagi 3.469 nakes.

“Sisanya sekira 1.500 nakes akan divaksin tahap selanjutnya. Mudah-mudahan vaksinnya segera dikirim,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.