Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.9%

19.6%

8.2%

68.3%

Ratusan Nelayan Pangandaran Gelar Hajat Laut Serentak

60
0
SALING BERBAGI. Nelayan mengikuti tradisi cucurak atau makan bersama di pantai saat hajat laut kemarin (11/9). deni nurdiansah / radar tasikmalaya
SALING BERBAGI. Nelayan mengikuti tradisi cucurak atau makan bersama di pantai saat hajat laut kemarin (11/9). deni nurdiansah / radar tasikmalaya

PANGANDARAN – Ratusan nelayan di Kabupaten Pangandaran menggelar hajat laut secara serentak. Di antaranya dilaksanakan di beberapa pantai seperti Karapyak, Pangandaran dan Majingklak.

Ketua Kompepar Pangandaran Edi Rusmiadi mengatakan hajat laut adalah tradisi dari zaman dulu yang masih dipertahankan hingga sekarang. “Dilaksanakan setiap bulan muharram dalam kalender Islam,” ujarnya Jumat (11/9).

Menurutnya, ciri khas dari hajat laut di Pangandaran adalah tabur bunga di laut dan dongdang atau menaburkan sesaji. “Sesaji ini biasanya dibawa ke tengah laut dan nantinya juga akan diikuti oleh tabur bunga,” ungkapnya.

Baca juga : Sungai Citonjong yang Bau Bukan Hanya Urusan LH Pangandaran

Kata dia, menabur sesaji atau larung dongdang sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang melimpah bagi para nelayan Pangandaran. “Ini sudah jadi tradisi sejak dulu,” ucapnya.

Selain itu, kata Edi, ada juga tradisi cucurak atau makan bersama di pantai. “Saling tukar makanan dan mencicipi satu sama lain. Makanan tersebut dibawa dari rumah masing-masing,” kata dia.

Selain ritual larung dongdang, dalam kesempatan itu juga digelar kesenian tradisional khas Pangandaran, yakni ronggeng gunung.

Salah seorang wisatawan Andi Subekti (23) kagum dengan acara tradisi hajat laut tersebut. “Bagus yah terutama saat prosesi tabur bunga dan sesaji itu, luar biasa,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.