Ratusan Pelajar dan Santri Dari 20 Kota Meriahkan Festival Hadrah Banyuwangi

14

Ratusan peserta dari 2 kota di penjuru nusantara kembali ikut memeriahkan Festival Hadrah Pelajar Nasional yang digelar Pemda Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan 89 grup pelajar dari 20 daerah di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) unjuk kebolehan memainkan seni bernuansa islami tersebut. Di antaranya, Madrasah Aliyah (MA) Nur Anjani Lombok, MA Annida Al- Islamy Jakarta Barat.

“Acara semakin menarik dengan penampilan belasan mahasiswa manca negara yang turut memeriahkan,” ujar Anas, Jumat (17/5).

Festival hadrah ini dibuka hari ini dengan tarian kuntulan rodat ya jamaliha dengan iringan musik rebana nan rancak yang dilanjutkan dengan pemukulan rebana secara serentak oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan Forpimda.

Anas menjelaskan bahwa festival ini adalah panggung bagi anak-anak pecinta kesenian Islami untuk mengekspresikan karyanya. Kesenian hadrah ini banyak tumbuh di Banyuwangi seiring dengan banyaknya santri yang ada di Banyuwangi.

“Festival ini akan menjadi media untuk merajut silahturahmi dan konsolidasi antar pelajar dan santri dari seluruh nusantara. Sekaligus, lewat festival hadrah dan sholawat ini kami ingin mengirim pesan tentang budaya Islam di Indonesia yang santun, toleran, dan inklusif, dan yang tentunya cinta damai,” kata Anas.

Tak hanya itu, lanjut Anas, festival ini juga  sekaligus sebagai cara untuk mengenalkan berbagai bacaan sholawat yang biasa ditemui di pesisir Jawa, Bali dan daerah lain.

“Nah varian-varian sholawat itu akan ditampilkan oleh peserta lomba di sini, sehingga akan memperkaya pengetahuan para pelajar dan santri,” kata Anas. (William Ciputra/Rmol)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.