Ratusan Pesilat Kumpul di Objek Wisata Karang Resik Kota Tasik

141
0
radartasikmalaya.com
Aksi para pesilat menampilkan pencak silat di Objek Wisata Karang Resik, Sabtu (14/11) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Ratusan pesilat yang tergabung dalam Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia, saling beraksi menampilkan kemampuannya di Objek Wisata Karang Resik, Sabtu (14/11) siang.

Tak lain, para pesilat ini berkumpul di lokasi tersebut untuk bersilaturahmi dalam acara pengesahan dan pengukuhan Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia wilayah Jawa Barat.

Wakil Ketua DPD Tasik Raya Perkumpulan Pecak Silat Indonesia, DJ Mustofa mengatakan, kegiatan ini untuk menyatukan pendekar atau pesilat di Jawab Barat khususnya, umumnya di Indonesia, sambil berisilaturahmi.

“Dalam kesempatan ini yang datang hanya sebagian karena kondisi Covid-19,” katanya kepada radartasikmalaya.com di sela-sela acara.

Terang dia, bila seluruh padepokan di Jawa Barat datang ke obyek wisata Karang Resik, maka tidak akan mampu menampungnya. Salah satu contohnya saja di Kabupaten Garut ada 420 padepokan.

“Dengan kondisi saat ini masih pandemi Covid-19, Insya Allah kita akan mendambakan rasa cinta terhadap pencak silat ini,” terangnya.

Dia menambahkan, dalam pertemuan ini selain ada pertunjukan seni bela diri pencak silat, juga menampilkan seni senam silat Indonesia. Senam silat ini kemungkinan akan booming di seluruh Indonesia.

“Bahkan senam silat ini pernah masuk kurikulum di sekolah. Karena senam silat Indonesia ini merupakan olahraga kesehatan rohani dan jasmani,” tambahnya.

Tidak hanya itu, jelas dia, kegiatan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi antara pendekar.

Termasuk menjadi titik awal dalam kelangsungan atau kelestarian kesenian pencak silat.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa lebih dicintai oleh masyarakat luas, dengan begitu kelestariannya pun bisa terjaga,” jelasnya.

Dia menilai, kesenian pencak silat masih disukai banyak masyarakat. Itu dilihat dari animo masyarakat yang cukup bagus.

“Animonya masih diterima ditengah-tengah masyarakat. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini menjadi salah satu ajang perstasi, Pendidikan dan kelestarian,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.