Ratusan Warga Pangandaran Miliki NIK Ganda

313
0
Loading...

PANGANDARAN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangandaran mencatat 680 penduduk memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Pangandaran Andi Purnomo mengatakan double NIK tersebut biasanya terjadi kepada masyarakat yang melakukan pindah domisili.

”Jadi biasanya karena ketidaktahuan mereka, saat pindah domisili, kembali melakukan perekaman,” ujarnya kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/3).

Pihaknya sudah mengeluarkan undangan kepada pemilik NIK ganda tersebut, agar melakukan pemutihan atau penghapusan salah satu NIK di Kantor Disdukcapil. ”Namun beberapa warga yang posisinya sedang di luar kota, itu menghambat proses pemutihan,” jelasnya.

Proses pemutihan itu, ditargetkan selesai bulan April, sebelum pemilu berlangsung. ”Mudah-mudahan pemilik NIK ganda bisa kooperatif, sehingga proses pemutihan bisa cepat selesai,” tuturnya.

Loading...

Selain NIK ganda, ada beberapa warga yang diketahui memiliki KTP elektronik ganda yang tercetak. Menurutnya, hal itu disebabkan karena calon pemilik KTP elektronik mendaftarkan diri melalui beberapa jalur.

”Jadi satu calon, ada yang melalui desa, ada juga yang melalui perorangan, sehingga pencetakan terjadi dua kali,” jelasnya.

Disdukcapil akan menarik KTP elektronik yang tercetak ganda tersebut dan langsung mengguntingnya. ”Jelas mereka harus memilih salah satu KTP elektornik itu, dengan cara digunting,” ujarnya.

Tak Perlu Surat Pengantar

Andi menjelaskan warga tidak perlu membawa rujukan dari RT-RW melakukan perekaman KTP elektronik. ”Cukup membawa foto copy kartu keluarga, bisa langsung melakukan perekaman,” terangnya.

Waktu proses perekaman dan cetak KTP elektronik, lanjut dia, kini dilakukan lebih cepat. ”Paling lambat tiga jam, itu juga kalau jaringanya tidak gangguan,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.