Razia Masker di Garut, Pelanggar Bisa Didenda

52
0

TAROGONG KIDUL – Aparat gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Polri melaksanakan razia masker di sejumlah jalan protokol di Kabupaten Garut.

Razia dilakukan dalam upaya melaksanakan Perbup Nomor 47 tahun 2020 tentang Penerapan Kedisplinan dan Penegakan Hukuman bagi Pelanggar Protokol Kesehatan.

Baca juga : Kawasan Wisata Garut Perketat Protokol Kesehatan

Kepala Satuan Polisi Pamong Pradja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut Hendra S Gumilar mengatakan razia masker bukan lagi tahap sosialisasi. Tapi sudah pada penindakan.

Ada tiga sanksi yang diberlakukan, mulai dari ringan, sedang sampai berat. “Ketika pelanggar pertama kali tidak menggunakan masker akan sanksi ringan dengan teguran lisan dan tertulis,” katanya kepada Rakyat Garut, Senin (24/8).

Sedangkan bagi yang tetap bandel melanggar protokol kesehatan, akan dicatat identitasnya di aplikasi.

“Untuk sanksi sedang, ada jaminan kartu identitas dan kerja sosial,” ujarnya saat razia masker di Bundaran Simpang Lima Tarogong Kidul. Sementara ketika mendapatkan sanksi berat akan diberikan denda. “Tiga hari kemarin sudah ada 75 pelanggar, tapi belum ada yang didenda. Kalau denda sesuai aturan paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 150.000,” katanya.

Babinsa Koramil 1111 Tarogong Kopda Dwi Ari Prasetya mengajak masyarakat patuh terhadap aturan.

Baca juga : Santri Asal Ciamis yang Tenggelam di Pantai Pasanggrahan Cipatujah Tasik, Ditemukan di Garut

“Sanksinya ini dalam upaya memberikan kesadaran masyarakat untuk pencegahan Covid-19. Selain dapat mempercepat ekonomi pulih,” ujarnya. (riz)

Fatkhur Rizqi / Rakyat Garut

BERTUGAS. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut Hendra S Gumilar (tengah) bersama anggota TNI dan Polri saat razia Senin (24/8).

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.