Realisasikan Kotaku, Pemkab Garut Benahi Kawasan Kumuh di Perkotaan

28
0
MEMBANGUN. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman melihat pembangunan fasilitas umum Program Kotaku di Jalan Guntur Kampung Sindang Heula Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut akan terus membenahi tempat-tempat kumuh di wilayah perkotaan. Hal itu dilakukan sebagai wujud dalam merealisasikan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan, dalam merealisasikan program itu, pihaknya akan membeli lahan di kawasan kumuh, kemudian dibangun fasilitas publik yang menarik dan memberi kenyamanan bagi masyarakat.

Baca juga : Nomor HP Kadishub Garut Diretas, Korbannya Tertipu Jutaan Rupiah

“Kami targetkan setahun satu tempat kumuh di Garut ini diperbaiki,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/10).

Menurut dia, Pemkab Garut tahun ini sudah memulai kegiatan fisik mewujudkan Program Kotaku di Jalan Guntur Kampung Sindang Heula Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota.

Program Kotaku, kata dia, merupakan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat untuk mendukung program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Selama ini, kata Helmi, di wilayah perkotaan masih ada kawasan yang terlihat kumuh, sehingga membutuhkan perhatian dari pemerintah dan dukungan dari masyarakat.

Menurut dia, salah satu cara membebaskan lahan yang kumuh itu dengan membeli lahannya kemudian dilakukan pembongkaran, lalu dijadikan sarana bermain anak yang nyaman dan aman.

“Mudah-mudahan ada peningkatan ekonomi setelah dibebaskan pemkab, pemilik bisa beli perumahan di tempat lain, dan lahan yang kosong itu dijadikan tempat bermain anak,” katanya.

Baca juga : Mahasiswa & Buruh Garut Desak Jokowi Terbitkan Perppu, Pemkab Tolak UU Cipta Kerja

Ia mengungkapkan selama ini Pemkab Garut selalu mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan kumuh di Garut. Namun sampai saat ini menghadapi kendala karena pemilik rumah tidak mau pindah.

Padahal, lanjut dia, program yang dicanangkan Pemkab Garut dapat menjadi kesempatan bagi warga untuk memperbaiki lingkungannya yang semula kumuh menjadi rapi, indah, bersih, dan nyaman. “Saya berharap dengan adanya kegiatan ini kita semua makin sehat, anak-anaknya makin pintar,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.