REI Usul Pajak Rumah Diringankan

16
ilustrasi pajak

JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) mengusulkan sejumlah keringanan bagi aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri dalam memiliki rumah. Di antaranya terkait pembebanan pajak dan ketentuan rumah kosong.

“Kami mengusulkan bagaimana kalau ASN dan TNI/Polri itu yang terkena PPn (Pajak Pertambahan nilai) itu hanya sebagian sisanya,” kata Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata di Jakarta Senin (4/2).

Menurut dia, PPn dapat dikenakan kepada selisih harga yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Selain itu, Soelaeman menjelaskan penyediaam rumah bagi ASN dan TNI/Polri dapat diarahkan seperti rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bebas PPn.

Kemudian REI juga mengusulkan agar pemeriksaan rekening perbankan kepada ASN dan personel TNI/Polri dibebaskan. “Terkait kelayakan dari personel TNI/Polri dan ASN ini supaya langsung saja disetujui oleh perbankan tanpa melihat cek terhadap rekam perbankan. Karena TNI/Polri dan ASN dijamin oleh negara,” jelas Soelaeman.

Ketentuan rumah kosong juga diharapkan dicabut pemberlakuannya bagi ASN dan TNI/Polri dengan mempertimbangkan penugasan di wilayah lain.

“Banyak sekali penugasan dari personel-personelnya itu di luar kota. Sedangkan mereka menginginkan rumahnya di kampung, sehingga sepanjang hari itu akan kosong,” papar Soelaeman. Ketentuan itu diharapkan bisa dicabut karena kemungkinan personel TNI dan Polri yang telah pensiun dapat menempati rumah tersebut. (rh/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.