Rekam Jejak Calon Direksi PDAM Tirta Sukapura Tasik Harus Jadi Patokan

129
0

SINGAPARNA – Organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Tasikmalaya menilai tidak ada yang istimewa dari kinerja direksi-direksi sebelumnya di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya sampai saat ini.

Hal tersebut dibuktikan dengan masih banyaknya permasalahan yang terjadi, khususnya dalam pelayanan terhadap konsumen. Baik dalam memberikan informasi kebocoran, matinya saluran air termasuk masih banyaknya terjadi sambungan pipa yang bocor.

Baca juga : Puluhan Warga Kota Tasik Minta Perbaikan Rumah

Ketua Koalisi Mahasiswa Rakyat Tasikmalaya Ryan Nur Falah mengatakan, direksi-direksi PDAM sebelumnya masih belum menunjukkan kinerja dan inovasi yang baik dalam mengelola BUMD ini. Padahal potensi PDAM sangat baik dan bisa menyentuh pemasaran sampai daerah Kota Tasikmalaya.

“Kami masih banyak mendapatkan informasi permasalahan di lapangan ketika ada saluran air mati yang tidak ada sosialisasi merata terhadap masyarakat. Sementara masyarakat sangat memerlukan informasi dan pemberitahuan,” ujarnya kepada Radar, Kamis (27/8).

“Imbasnya terhadap pelayanan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD). Menurut saya kinerja PDAM belum maksimal, bahkan belum ada prestasi yang istimewa, hanya fokus membuat instalasi baru sementara kebocoran sambungan pipa masih terus terjadi. Termasuk masalah PAD, belum ada peningkatan secara signifikan. Seharusnya dengan sumber air yang melimpah, targetnya lebih besar,” katanya, menambahkan.

Maka dari itu, tambah dia, bupati harus memilih direksi untuk periode selanjutnya yang benar-benar mempunyai kemampuan dan bisa berinovasi dalam mengembangkan potensi yang ada. Sehingga mampu membawa PDAM sebagai penyumbang PAD signifikan bagi Kabupaten Tasikmalaya.

“Direksi baru ke depannya harus memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi. Kemudian mampu berinovasi supaya tidak monoton. Tentunya diperlukan direksi PDAM yang cerdas, berpengalaman dan punya gagasan serta rencana kerja untuk membuat BUMD ini bisa lebih maju dan berprestasi dengan terobosan yang berbeda dengan yang lainnya,” tambah dia.

Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Tasikmalaya Rony Mardyana menambahkan, dalam hal PAD, PDAM dirasa belum maksimal dan tidak sebanding dengan potensi yang dimilikinya.

“Setahu saya tidak mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun, padahal potensinya luar biasa,” kata dia.

Baca juga : Satnarkoba Polresta Tasik Kali Ini Ciduk 2 Pengguna Ganja

Persoalan keberhasilan PDAM ini atau BUMD lainnya, kata dia, ditentukan oleh kinerja dari direksinya itu sendiri. Sehingga diharapkan bupati memilih direksi yang mempunyai track record bagus dan sudah berpengalaman dalam bidangnya. Dengan demikian, PDAM bisa berada di tangan yang tepat untuk berkembang.

“Direksi baru harus mampu mewujudkan perusahaan yang sehat baik dari sisi keuangan, kebutuhan pegawai termasuk pendapatannya. Kita minta para calon direksi PDAM nanti yang ditunjuk bisa membawa PDAM lebih baik dan berprestasi baik dari kinerja dan pelayanan serta pendapatan bagi daerah,” ujarnya. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.