Rekruitmen 1 Juta PPPK Angin Segar untuk Honorer Ciamis

241
0
Any Radiani Ketua Perkumpulan Honorer Kategori Dua Indonesia Kabupaten Ciamis

CIAMIS – Rencana pemerintah pusat merekrut 1 juta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari honorer menjadi angin segar bagi honorer di Ciamis. Apalagi, kini usia maksimal mengikuti tes tersebut adalah 59 tahun.

Ketua Perkumpulan Honorer Kategori Dua Indonesia (PHK2I) Kabupaten Ciamis Any Radiani menjelaskan saat ini honorer K2 di semua instansi di Ciamis berjumlah 888. Sebanyak 636 diantaranya adalah guru. Sedangkan honorer non K2, kata dia, jumlahnya mencapai ribuan.

“Jadi kalau dijumlahkan sama instansi yang honorer non K2 bisa sampai 5.000 orangan,” ujarnya kepada Radar, Jumat (27/11).

Dalam wawancara terpisah, Koordinator Perkumpulan Honorer Kategori Dua Indonesia (PHK2I) bagian Dinas Pendidikan di Kabupaten Ciamis Eli Sopyan (51) menjelaskan, untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), honorer usia 56 tahun masih bisa mengikuti tes masuk.

“Bahkan PPPK itu satu tahun ke masa pensiun masih bisa. Kalau di bawah 20 tahun itu biasanya ASN,” ujar Eli kemarin.

Eli menyarankan untuk honorer K2, saat ini diarahkan pemerintah ke PPPK, harus menerima, karena berdasarkan informasi yang diterimanya, PPPK akan mendapatkan uang pesangon saat pensiun nanti.

Baca juga : ASN Ciamis Dilarang Kunjungan & Bepergian ke Luar Kota

Dia mencontohkan dirinya. Eli merupakan lulusan PPPK tahap pertama. Informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) bahwa Desember 2020 sudah pemberkasan dan Januari 2021 mendapatkan SK.

PPPK di Ciamis tahap satu yang lulus, kata dia 293 orang. Namun saat itu kuota PPPK untuk Ciamis hanya 60. Itu untuk ditempatkan di tiga instansi. Khusus untuk Dinas Pendidikan kuotanya 33 orang.

“Yang lulus sekarang 293 orang itu mudah-mudahan ter-cover di Desember,” kata dia berharap.

Mendengar bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merekrut 1 juta PPPK pada 2021, dia berharap honorer K2 yang belum lulus bisa diangkat menjadi PPPK.
“Harapan kami semuanya bisa diangkat walau PPPK,” ujarnya berharap.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menggelar seleksi massal guru honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di 2021.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, dalam seleksi massal tersebut, pemerintah tengah menyiapkan kuota hingga satu juta PPPK bagi guru honorer yang lolos dari seleksi.

“Kami pertama kali mengumumkan rencana untuk guru-guru honorer yang sudah berjasa tapi juga yang memiliki kompetensi minimum yang layak untuk bisa menjadi PPPK dan kesejahteraan yang layak di 2021. Kami bisa mempersiapkan kapasitas sampai dengan satu juta guru yang lulus seleksi,” kata Nadiem di Jakarta, Selasa (17/11).

Nadiem memastikan, semua guru honorer bisa mengikuti tes secara daring atau online untuk membuktikan kelayakan mereka menjadi PPPK.“Bukan hanya dijamin bisa ikut tes seleksi, mereka juga akan bisa mendapatkan kesempatan hingga tiga kali untuk bisa ikut tes seleksi ini,” ujarnya. (isr/der/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.