Beranda Ciamis Relokasi Rumah Warga Tunggu Hasil Kajian Geologi

Relokasi Rumah Warga Tunggu Hasil Kajian Geologi

Kondisi Tak Stabil, Tanah di Lima Kecamatan Diperiksa

106
BERBAGI
illustrasi

CIAMIS – Hasil kajian Badan Geologi akan menjadi pijakan pemerintah terhadap kelanjutan hunian-hunian warga di sebagian lima kecamatan. Bisa direlokasi. Bisa juga tidak.
“Apakah perlu relokasi atau tidak, kita menunggu hasilnya rekomendasi dari pihak Geologi,“ ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis H Ahmad Sutarjah Rabu siang (11/4).
Lima kecamatan yang menjadi kajian Badan Geologi yaitu Desa Payungagung dan Desa Sindangherang Kecamatan Panumbangan. Berikutnya, Desa Mekarbuana dan Panawangan di Kecamatan Panawangan. Lalu Desa Darmacaang di Kecamatan Cikoneng, Desa Tanjungsukur dan Tanjungsari serta Tigaherang di Kecamatan Rajadesa. Terakhir, Desa Patakaharja di Kecamatan Rancah.
Dari lima kecamatan itu yang terbilang parah, kata dia, yaitu Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan. Di sana, 20 rumah sudah relokasi. Karena retakan tanahnya terbilang parah. Bila hujan, ada pergeseran tanah.
Secara umum, kata dia, Kabupaten Ciamis rawan bencana. Tak hanya retakan tanah, tapi banjir, longsor dan angin puting beliung.
Ketua Taruna Siga Bencana (Tagana) Ciamis Ade Waluya mengimbau masyarakat di perbukitan mewaspadai longsor. Terlebih, masih ada kolam di depan rumah. Lama-kelamaan bisa terjadi rembesan air hingga rawan longsor. “Intinya masyarakat juga harus memperhatikan lingkungan agar tidak tekena dampak bencana,” imbaunya. (isr)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.