Resahkan Warga, Arena Adu Bagong di Ciawi Tasik Dibongkar Polsek & Koramil

794
0

KABUPATEN TASIK – Adu Bagong. Atau yang lebih dikenal adu babi hutan dan anjing, ternyata masih sering digelar di Kabupaten Tasikmalaya.

Karena dianggap meresahkan, akhirnya warga Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya melaporkan praktik Adu Bagong (babi hutan dengan anjing) ini ke aparat setempat.

Akhirnya, Senin (13/1) sore, Polsek Ciawi, Polres Tasikmalaya Kota bersama Koramil Ciawi membongkar gedeg (area adu bagong yang dikelilingi pagar bambu red) tempat adu bagong tersebut di Kampung Citamba, Desa Citamba, RT 01, RW 02, Kecamatan Ciawi, pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Ciawi, Kompol Dies Ratmono. SH.MM membenarkan adanya Adu Bagong dan pembongkaran tersebut.

Kata dia, apa yang dilakukan pihaknya ini dalam rangka menindaklanjuti Informasi dari masyarakat berkaitan dengan kegiatan yang menunjang pemeliharaan Kamtibmas.

“Ya kita bongkar kandangnya. Ini tentang adanya kegiatan adu bagong atau babi hutan dengan anjing,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/1) Pagi.

Terang dia, dalam pembongkaran kandang adu bagong ini pihaknya menurunkan 6 person Polsek Ciawi, dan 3 personel dari Koramil Ciawi.

“Informasi yang kami dapatkan adanya adu bagong babi hutan dengan anjing ini diselenggarakan oleh Om, warga setempat,” terangnya.

Lokasi kandang adu bagong tersebut berada di tanah kebun milik si penyelenggara.

Sebelum dibongkar, pihaknya melakukan konfirmasi ke warga setempat.

“Kita cek kebenaran informasi ini ke ketua RT dan tokoh masyarakat untuk adanya adu bagong tersebut,” bebernya.

Dia menambahkan, setelah informasi akurat dari RT dan tokoh masyarakat, lalu pihaknya mendatangi si penyelenggara, Om.

“Bersama penyelenggara mendatangi TKP sejauh 1 kilometet dari pemukiman warga ke arah hutan,” tambahnya.

Setelah berkoordinasi dengan pemilik kandang babi, pihaknya lalu membongkar tempat adu bagong tersebut agar tidak dapat kembali difungsikan. “Dan kegiatan adu bagongnya bisa dihentikan untuk selamanya,” jelasnya.

Tukas dia, Om, si penyelenggara kegiatan adu bagong dibawa ke Mapolsek Ciawi guna dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Penyelenggara mengakui adu bagong digelar setiap hari Minggu, dan sudah berlangsung selama 4 kali pada setiap hari minggunya,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.