Retakan Tanah di Ciamis, PVMBG Rekomendasikan Warga Harus Relokasi

66
0
PENELITIAN. Peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan penelitian di Kecamatan Panawangan terkait bencana pergerakan tanah, Kamis (21/1). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat sudah melakukan kajian terhadap area retakan tanah di Dusun Sukamaju Desa Talagasari Kecamatan Kawali dan Dusun Cilimus Desa Indragiri Kecamatan Panawangan.

Hasilnya, ada beberapa area atau rumah yang harus direlokasi, karena sudah sangat mengancam keselamatan.

Peneliti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Jawa Barat Maryono mengatakan, memang tidak semuanya harus dilakukan relokasi, tapi ada empat atau lima rumah yang terancam dan harus segera dilakukan relokasi di masing-masing lokasi atau kecamatan.

“Di dua kecamatan yang mengalami retakan, kami ketahui ada jalur air yang cukup dalam,” ujarnya kepada Radar, Kamis (21/1).

“Untuk jalur air di Kawali jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan di Kecamatan Panawangan. Di dua lokasi tersebut tanahnya sampai saat ini mengalami pergerakan atau retak,” ujarnya.

loading...

Baca juga : Parkir Berlangganan di Ciamis Tetap Diberlakukan

“Kalau perbandinganya yang di Kawali itu gerakanya lembat tapi tidak ada potensi longsor secara sekaligus, namun yang berpotensi atau menjadi bom waktu longsoranya bisa sampai besar. Kalau yang Panawangan kami khawatirkan bisa longsor besar dan menimbun,” ungkapnya.

Kasi Kesiapsigaan BPBD Kabupaten Ciamis Dian Wardianto mengatakan, memang hasil Badan Geologi ada beberapa rumah yang harus direlokasi karena pergerakan tanah.

Makanya, nanti akan ada pertemuan dan sosialisasi kembali kepada dua kecamatan tersebut, karena tidak semuanya harus direlokasi, mengingat masih ada cara lain.

Di antaranya lahan yang ada retakan untuk melakukan perubahan pola tanam atau alih fungsi.

“Pada dasarnya memang ada tempat relokasinya, namun tentunya ini harus dimusyawarahkan serta harus dipastikan tempat relokasinya aman atau tidak,” paparnya.

Kepala Dusun Cilimus Desa Indragiri Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis  Ana Rusliana mengatakan, hasil dari Badan Geologi belum memuaskan keinginan masyarakat. Karena, warga yang terdampak di sana mengharapkan semuanya direlokasi untuk lebih aman.

“Ada sekitar 25 rumah yang semua warganya sepakat untuk direlokasi, karena takut dengan kondisi tanah,” katanya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.