Retribusi IMB Kabupaten Tasik Lampaui Target PAD, Terbesar Sektor Ini..

132
0

SINGAPARNA – Target retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pada triwulan ke tiga di tahun 2020, tercatat malampaui target.

Kabid Data dan Informasi pada DPMPTSP, H Omay Rusamana S.Sos MSi mengungkapkan, target retribusi sebelum perubahan atau penyusunan tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp1.000.000.000.

Namun dikarenakan kondisi Covid-19, ada perubahan anggaran. Sehingga target tahun ini menjadi Rp250.000.000.

“Alhamdulillah per bulan September 2020 kemarin target realisasi IMB telah terlampaui. Sekarang sudah mencapai Rp 315.159.550, jumlah ini bisa terus bertambah hingga akhir tahun,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Omay mengungkapkan, tercapainya target retribusi IMB ini dikarenakan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membuat IMB sebelum mendirikan bangunan.

Sehingga retribusi IMB meningkat, dengan pengawasan yang rutin dilakukan di lapangan.

Untuk penyumbang retribusi IMB terbesar berasal dari banyaknya pengusaha Sektor Perdagangan.

Diharapkan pada triwulan ke IV pada tahun 2020 ini semakin meningkat perolehan retribusi IMB.

Pihak DPMPTSP, ujar Omay, turut membantu memberikan kemudahan dalam pengajuan dan pemenuhan syarat dengan menggunakan sistem aplikasi online (OSS) yang dapat di akses oleh semua warga Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapatkan informasi.

“Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang akan mengajukan ijin ke DPMPTSP, bisa melalui online. Bisa mencari di web melalui google dengan mengetik dpmptsp.tasikmalaya.go.id,” ungkapnya.

Setelah itu, nanti muncul beberapa pilihan di halaman website. Pemohon tinggal mengklik Jenis dan syarat izin, nanti akan muncul daftar jenis perizinan.

Selanjutnya akan muncul persyaratan yang harus dipersiapkan oleh pemohon dan tinggal mendonwload formulir permohonan ijinnya.

“Setelah formulir diisi dengan lengkap, baru nanti pemohon langsung datang ke kantor DPMPTSP. Mengantarkan dokumen yang telah dipersiapkan untuk mengurus ijin yang telah diajukan oleh pemohon. Untuk waktu durasi terbitnya surat izin dari Dinas sendiri paling sebentar selama 4 hari dan paling lama selama 16 hari,” paparnya.

Omay menjelaskan, Perizinan yang dilayani oleh DPMPTSP itu jumlahnya mencapai 39 macam izin.

Diantaranya terdapat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Surat Izin Perdagangan (SIUP), Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Ijin Usaha Peternakan, Ijin Usaha Industri, Ijin Usaha Toko Modern, Ijin Usaha Pusat Perbelanjaan, Ijin Lembaga Pelatihan Kerja, Ijin Pembuangan Air Limbah, Ijin Mendirikan Rumah Sakit, Ijin Toko Obat, Ijin Optikal dan lainnya.

Omay berharap, para investor atau pelaku usaha yang ingin membangun di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dapat lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya izin membangun sebagai dasar dari peraturan tata bangunan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya berharap agar masyarakat lebih paham dan meningkat kesadaranya, dengan mengurus izin mendirikan bangunan sebelum bangunan berdiri, karena dengan begitu pastinya mereka bisa mendapat perlindungan dari pemerintah dan alangkah baiknya apabila pemohon datang langsung ke kantor jangan melalui orang lain, kami siap melayani,” paparnya.

(radika robi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.