Revitalisasi Pananjung Butuh 60 Miliar

19
KUMUH. Pasar Pananjung akan direvitalisasi pada tahun 2020 mendatang. Sebab kondisinya kini sudah kumuh dan membuat pembeli dan pedagang tidak nyaman. (Deni Nurdiansah / radartasikmalaya.com)

PANGANDARAN – Revitalisasi Pasar Pananjung rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang, estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 60 miliar.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinta mengatakan ada perubahan untuk penempatan para pedagang terutama kuliner.

”Jadi yang kuliner tidak ditempatkan di lantai dua, tapi dibawah, rencananya pasar ini akan dibuat dua lantai,” ujarnya kepada Radar, Rabu (5/12).

Jeje mengatakan pembangunan sendiri baru akan dilakukan tahun 2020 mendatang, dengan kebutuhan anggaran Rp 60 miliar. ”Nanti kita cari anggarannya,” singkatnya.

Ia mengatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki keinginan membuat design pasar tersebut.

”Pak gubernur sudah meminta kepada saya secara khusus, karena dia arsitektur,” ujarnya.

Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari sudah melakukan study banding ke pasar modern Bumi Serpong Damai di Tanggerang Selatan sebagai acuan untuk revitalisasi Pasar Pananjung. ”Kita baru akan ekspos hasil kunjungan ke sana,” jelasnya.

Ia mengatakan kondisi bangunan di pasar modern tersebut sangat rapi dan bersih. Sementara kultur pedagangnya lebih disiplin. ”Terus disana juga tidak bau dan bersih,” terangnya.

Menurut dia, sudah saatnya Pasar Pananjung menjadi sebuah pasar yang modern seperti halnya Bumi Serpong Damai. ”Mudah-mudahan saja bisa ditata kembali dan kondisinya jauh lebih baik,” tegasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.