Revitalisasi Pasar Pananjung Mandek

36
0
BELUM DIREVITALISASI. Suasana Pasar Pananjung yang belum juga direvitalisasi Senin (30/12). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
BELUM DIREVITALISASI. Suasana Pasar Pananjung yang belum juga direvitalisasi Senin (30/12). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN  – Rencana revitalisasi Pasar Pananjung masih mandek. Hingga saat ini belum ada kesepakatan antar pedagang soal pembagian kavling kios.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan jika para pedagang sudah mencapai kesepakatan lebih awal soal kavling, Pemkab Pangandaran sudah siap memulai pembangunan. ”Tapi sampai saat ini para pedagang belum mencapai kesepakatannya,” tuturnya kepada Radar Senin (30/12).

Untuk itu, kata Bupati, pihaknya belum bisa menargetkan awal dimulainya revitalisasi pasar tersebut: apakah di 2020 atau di 2021. ”Jadi para pedagang ini belum sepakat untuk pembagian kios yang di atas dan di bawah,” jelasnya.

Setidaknya ada 250 kios di lantai atas. Itu berdasarkan perencanaan yang telah dibuat Pemkab Pangandaran. Di saat yang sama banyak pedagang yang enggan menghuni kios-kios tersebut.

”Karena takut jadi polemik ke depannya. Saya minta mereka berembuk untuk membagi siapa saja yang di atas dan di bawah,” kata Jeje.

Jeje pernah memberikan solusi kepada pemilik kios yang lebih dari satu, untuk ditempatkan di lantai atas dan bawah. ”Sehingga yang punya kios hanya satu saja, bisa ditempatkan di bagian bawah,” ujarnya.

Dia berharap lahan terminal tipe A di samping Pasar Pananjung bisa digunakan untuk lahan pasar. ”Karena untuk ukuran tipe A, rasanya itu kurang representatif. Pastinya mereka akan mencari lahan yang lebih luas lagi, nah kita akan gunakan lahan itu nanti,” ujarnya.

Jeje berharap para pedagang secepatnya bisa mencapai kesepakatan, sehingga Pemkab bisa segera melakukan pembangunan. ”Jangan sampai mandek terus,” ujarnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.