Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.4%

83.5%

5%

0.5%

9.5%

Reza, Terpidana Teroris Asal Kota Tasik Meninggal Dunia di Cilacap

893
0

TASIK – Salah satu narapidana teroris yang ditangkap Densus 88 di Kalimantan Utara, Reza Nurjamil (22), yang juga warga Bojongsari, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, meninggal dunia, Minggu (13/10).

Rezza sempat ditahan di Mabes Polri pada Jumat, 5 Januari 2018 lalu. Sebelumnya, dia saat diamankan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun berdasarkan hasil pemeriksaan Mabes Polri, Reza berperan sebagai agen pengirim teroris ke Filipina yang bertugas di Pos 2 Nunukan.

Reza diketahui meninggal dunia di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan Kabupaten Cilacap, Minggu (13/10). Jenazah Reza tiba di Cipedes Kota Tasikmalaya, Senin (14/10) pagi

sekitar pukul 07.30 WIB. Jenazah Reza dimakamkan di pemakaman tak jauh dari rumahnya.

Iin Tahjudin (58), orang tua Reza mengatakan, keluarga merasa kaget dan tidak percaya anaknya menjadi salah seorang teroris.

Namun, saat ditangkap di Kalimantan itu, dia sedang jualan parfum. Tetapi selama di Kalimantan, dia merasa yakin setelah menerima surat pemberitahuan dari Densus 88 anaknya ada keterlibatan dengan teroris.

“Anak saya meninggal dunia karena sakit selama dua hari dalam kondisi muntah-muntah sampai dibawa ke rumah sakit di Cilacap. Hukuman itu baru dilakukannya selama satu tahun meski vonis yang didapatkannya itu selama 4 tahun di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

Iin menerangkan, Reza merupakan anak kedua dari lima bersaudara. “Anak kami memang mudah bergaul, namun rajin salat dan sering mengaji ke masjid. Akan tetapi, selama menjalani hukuman berada di Nusakambangan itu kami mendapatkan kabar bahwa dia mengalami sakit muntah-muntah di dalam penjara hingga dilarikannya ke Rumah Sakit, Cilacap,” terangnya.

Jelas dia, Reza meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit selama dua hari. Nyawanya tidak tertolong meski keluarga juga pernah datang beberapa kali menjenguknya. Kondisi selama menjalani hukuman di penjara itu kondisinya baik-baik saja dan tetap berkomunikasi.

“Kami dari keluarga memang belum sempat datang selama perawatan di rumah sakit, tapi Alhamdulilah para petugas telah membawa Reza ke Kota Tasikmalaya pada pukul 07.30 WIB tadi untuk dimakamkan. Saya mengikhlaskan atas meninggalnya keluarga kami ini, dan tentunya kami meminta maaf pada semua masyarakat terutama atas kesalahan yang dilakukannya,” jelasnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.