Ribuan Karyawan Mayasari Grup Kota Tasik Jalani Rapid Test Antigen

63
0
TES MASAL. Sejumlah karyawan perusahaan Mayasari Grup mengikuti rapid test antigen di RS Islam Hj Siti Muniroh, Selasa (12/1). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TAMANSARI – Yayasan Mayasari Bakti Utama menggelar rapid antigen masal terhadap sejumlah karyawan pada 15 perusahaan Mayasari Grup. Sebagai mitigasi pandemi Covid-19 di tengah masih tingginya kasus positif di Kota Tasikmalaya.

Ketua Yayasan Mayasari Bakti Utama, Ir H Ade Ruhyana Mahpud, melalui pantia pelaksana Rudi Kurniawan mengatakan tes masal itu diikuti sekitar seribu karyawan yang dilakukan secara berkala. Mulai 11 Januari sampai dengan 19 Januari mendatang.

“Ini salah satu upaya mitigasi dari yayasan terhadap seluruh karyawan. Kami laksanakan selama berkala, per hari 70-100 orang karyawan,” tuturnya kepada Radar di RS Islam Hj Siti Muniroh, Selasa (12/1).

Tidak hanya rapid antigen, kata dia, yayasan pun membagikan masker terhadap seluruh karyawan yang mencapai 10 ribu pcs. Termasuk sterilisasi berkala pada gedung kantor 15 perusahaan grup yang ada.

Baca juga : WANI Kecewa Keputusan KPU Kabupaten Tasik, Tuding Komisioner Tak Paham Hukum

“Kita ketahui grafik kasus masih terus berangsur naik, kemudian status kota masih dalam zona merah. Maka ini salah satu upaya kita andil dalam upaya pencegahan dan pendeteksian sebaran kasus,” ujarnya.

“Kemudian, ketika dalam test ini ada yang reaktif. Langsung kita tindaklanjuti dengan tes PCR.

Kemarin juga ada yang reaktif, dan langsung kita SWAB kemudian karyawan tersebut isolasi mandiri sambil menunggu hasil labnya,” sambung Rudi memaparkan.

Menurutnya, sesuai arahan Ketua Yayasan H Ade Ruhyana Mahpud, apabila ada karyawan yang terpapar Covid-19, perusahaan akan langsung memberikan santunan berupa penggantian biaya tes rapid dan PCR, obat-obatan serta vitamin.

“Nanti biaya pengobatan ditanggung yayasan dan langsung ditangani rumah sakit. Kita juga melaksanakan uji lab-nya tidak melalui dinas tetapi laboratorium swasta,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, setiap pimpinan perusahaan ditekankan untuk melaksanakan pengawasan internal berkaitan protokol kesehatan masing-masing. Pencegahan berupa imbauan, spanduk, penyuluhan serta upaya saling mengingatkan dalam menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kami harap melalui mitigasi pengurangan risiko paparan Covid-19 tersebut, bisa membantu semua pihak dalam menekan tingginya kasus corona di Kota Tasikmalaya,” kata dia.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.