Ribuan Paket Sembako dari Pemprov Jabar Disalurkan ke Warga Garut

133
0
SALURKAN BANTUAN. Petugas Pos bersiap mendistribusikan paket sembako bantuan dari gubernur Provinsi Jawa Barat Selasa (12/5). diskomimfo untuk rakyat garut

GARUT KOTA – Ribuan paket sembako dari bantuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mulai disalurkan di Kabupaten Garut.

Penyaluran sembako dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum di Kantor Pos Garut Selasa (12/5).

Baca juga : WOM Finance Garut Salurkan 1.300 Al-Quran

Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum mengatakan penyaluran sembako terjadi keterlambatan.

Penyaluran di Garut paling akhir. Keterlambatan terjadi akibat adanya persoalan data untuk penerima yang tidak sinkron antara data provinsi dengan kabupaten.

“Keterlambatan (penyaluran) ini penyebabnya satu lain hal. Tapi kami yakin, ini semua tak ada unsur kesengajaan,” ujar Uu kepada wartawan kemarin.

Menurut Uu, masalah pendataan muncul di tingkat RT dan RW. Karena awalnya masyarakat hanya sedikit yang didata, tetapi banyak masyarakat yang meminta untuk penambahan bantuan.

“Awalnya sedikit, lalu masih banyak masyarakat minta. Lalu pak gubernur minta data tanpa kuota,” ujarnya.

Mekanisme pendataan, lanjutnya, ada di ranah bupati. Ia menyebut pemkab punya data yang lebih valid agar penyaluran bisa tepat sasaran.

“Kenapa minta data ke bupati lewat RT dan RW? Karena banyak yang harusnya menerima, tapi tidak (dapat bantuan). Maka pendataan diserahkan ke pemda,” katanya.

Uu mengaku bahagia karena penerima bantuan di Garut cukup besar dibanding daerah lain. Semakin banyak penerima bantuan, maka semakin merata perhatian dari pemerintah.

Terkait adanya berita telur busuk, Uu menyebut jika telur itu masih berada di gudang. Belum ada penyaluran yang dilakukan ke masyarakat.

“Ada berita bahwa kedaluarsa dan lainnya, itu adanya di gudang. Bukan berarti disampaikan ke masyarakat. Yang disampaikan ke masyarakat yang masih segar dan tak kedaluarsa,” ujarnya.

Uu mengatakan alokasi penerima bansos provinsi untuk Kabupaten Garut berjumlah 89.734 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS). Rinciannya, 47.983 KRTS Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan 41.751 KRTS non DTKS.

“Penyaluran bansos ke masyarakat, kami bekerja sama dengan Pemda Garut, Pos dan Bulog,” terangnya.

Menurut Uu, bansos provinsi disalurkan supaya dampak sosial dan ekonomi warga terdampak Covid-19 bisa teratasi.

Ia pun memastikan sembako yang menjadi bagian bansos non tunai tepat mutu, berkualitas dan layak konsumsi.

Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan bansos Provinsi Jabar akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan akan tepat sasaran.

“Bansos dari provinsi itu hampir 89 ribu paket yang disalurkan kepada masyarakat. Kita juga (Pemkab Garut) akan menambah 29 ribu paket untuk menutupi masyarakat yang belum kebagian dari bantuan ini,” ujarnya.

Kepala Regional V PT Pos Indonesia Helly Siti Halimah mengatakan bansos Provinsi Jabar di Kabupaten Garut akan didistribusikan ke 42 kecamatan dan 242 desa/kelurahan.

Baca juga : Pemkab Garut Bantu Pengelola Taman Satwa Cikembulan Rp50 Juta

“Kami siap untuk melaksanakan amanah yang telah diserahkan ke PT POS Indonesia dari Pemda Provinsi Jabar,” katanya.

“Kepada rekan- rekan (kurir) tetap semangat. Ini adalah ibadah kita untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Garut khususnya. Tetap bekerja dengan baik, ikuti protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19,” tambahnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.