Ribuan Siswa MTs Tasik Simulasi Tahap Pertama UAMBN-BK

144
0
SIMULASI. Siswa MTs N 5 Cipatujah mengikuti simulasi UAMBN BK tahap pertama Kamis-Jum’at (13-14/2). Simulasi ini untuk menyiapkan mental siswa dan kesiagaan sarana.
SIMULASI. Siswa MTs N 5 Cipatujah mengikuti simulasi UAMBN BK tahap pertama Kamis-Jum’at (13-14/2). Simulasi ini untuk menyiapkan mental siswa dan kesiagaan sarana.

TASIK – Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN BK), para siswa Madrasah Tsanawiah (MTs) Negeri Se-Kabupaten Tasikmalaya serentak mengikuti simulasi UAMBN BK tahap pertama.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H Surya Mulyana MAg mengatakan kegiatan simulasi dilaksanakan selama dua hari mulai Kamis-Jum’at (13-14/2) dengan mata pelajaran yang diujikan Fiqih.

“Simulasi dilaksanakan untuk mempersiapkan mental siswa sekaligus uji coba bahwa sarana dan prasarana siap digunakan untuk ujian. Selain itu untuk mengenalkan siswa agar terbiasa dengan aplikasi yang digunakan untuk ujian nantinya,” ujarnya kepada Radar, Jumat (14/2).

Baca Juga : Pasir Jenjing Tasik, Kampung Pramuka Pertama di Indonesia

Surya mengungkapkan, pelaksanaan simulasi tahap pertama ini lebih berfokus kepada pembiasaan siswa dalam mengerjakan soal UAMBN BK dan pembiasaan proktor dalam menjalankan sistem aplikasi UAMBN BK.

Simulasi UAMBN-BK, ujar Surya, mesti dilakukan agar siswa bisa mendapatkan gambaran soal serta mempersiapkan diri dengan berlatih materi-materi  pelajaran agama. Sehingga pada pelaksanaan UAMBN-BK April mendatang bisa lancar.

“Saya mengharapkan agar pelaksanaan simulasi UAMBN-BK untuk siswa MTs  dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada kendala sedikitpun baik itu terkait dengan perangkat komputer, signal provider dan kondisi siswa itu sendiri,” kata surya.

Surya menuturkan, dalam simulasi tersebut pihaknya juga memberikan pemahaman tentang ujian berbasis komputer yang lebih efektif dalam mengisi data ujian.

Baca Juga : Kadisik Kota Tasik: Study Tour tak Wajib Diikuti Siswa

“Membutuhkan konsentrasi ketika mengisi dan meng-input data yang telah disediakan aplikasi. Siswa harus mengisi jawaban dengan memanfaatkan waktu yang telah disediakan,” ujarnya.

Dengan diadakan simulasi ini, Surya berharap siswa mampu menguasai secara keseluruhan model aplikasi UAMBN-BK. Sehingga seluruh siswa tidak gagap ketika menghadapi UAMBN-BK pada hari ujian sesungguhnya.

“Alhamdulillah simulasi hari kemarin selama dua hari berjalan dengan lancar dan tertib. Mudah-mudahan para siswa mendapatkan hasil yang memuaskan,” harapnya. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.