Ribuan Umat Islam Serahkan Diri untuk Jadi Tersangka ke Mapolres Ciamis

599
0

CIAMIS – Minggu (13/12) Ribuan umat Islam mendatangi Markas Polres (Maplres) Ciamis, menyerahkan diri untuk ditahan, atas perbuatannya berkerumun saat Penjemputan HRS di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Namun, hingga sore hari tak ada satupun dari massa aksi yang ditahan petugas Polres Ciamis.

Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Golangsing Kecamatan Cipakau Kabupaten Ciamis, KH Deden Badrul Kamal alias Golangsing mengatakan, massa masuk ke Markas Polres Ciamis, karena meminta ditahan dan ingin menggantikan HRS.

Padahal, kata dia, sangat jelas pihaknya, bersalah telah ikut ke Jakarta menjemput imam besar yang artinya semua ikut serta melanggar protokol kesehatan.

“Harusnya kami juga dipenjara yang ikut ke Jakarta, kenapa kepolisian di Ciamis tidak ada yang mau menahan?” tanyanya.

Kabag Ren Polres Ciamis, Kompol Argono SH NH menerima massa dan mengatakan akan menampung semua aspirasi yang telah disampaikan.

Mengenai keputusanya semua tergantung dari atasan di pusat.

“Tentunya kami hanya bisa menyampaikan semua aspirasi massa kepada pusat. Apa yang disampaikan semuanya akan kami sampaikan ke atasan kami pimpinan kami ,” tegasnya.

Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra SIK MH rekan-rekan FPI menyampaikan aspirasinya persoalan Habib Riziq, namun perkaranya di Polda Metro Jaya dan tidak ada sangkut paut dengan Polres Ciamis.

“Sudah dijelasin dan Alhamdullah kondusif, karena tidak ada sangkut pautnya dengan Polres Ciamis, terkait penahanan Habib Riziq ,” singkatnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.