Ribuan Warga Garut Ajak Boikot Produk Prancis

70
0
ORASI. Salah satu masa aksi berorasi dalam aksi boikot produk Prancis di Bundaran Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut
Loading...

TAROGONG KIDUL – Ribuan umat Islam yang berasal dari berbagai Ormas di Kabupaten Garut melakukan aksi turun ke jalan, Rabu (4/11).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Presiden Prancis Emmanuele Macron yang telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Dalam aksinya, ribuan umat muslim ini mengajak masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Garut untuk memboikot seluruh produk asal Prancis.

Koordinator aksi, Abu Adin Syamsudin mengatakan, dalam aksinya, massa mengajak masyarakat untuk tidak membeli produk-produk asal Prancis.

“Dengan hal itu, kami mendesak pemerintah Kabupaten Garut untuk memboikot seluruh produk asal Prancis yang ada di Garut,” kata Adin kepada wartawan di lokasi, kemarin.

Baca juga : 114 Santri Ponpes di Pangatikan Garut Sembuh dari Corona, Sebagian Masih Diisolasi

Adin menambahkan, massa juga meminta Pemda Garut untuk mengeluarkan ultimatum dan menyatakan produk asal Prancis yang ada di Garut haram.

Loading...

“Kami mendesak kepada pemerintah untuk mengeluarkan ultimatum bahwasanya produk Prancis haram di Kabupaten Garut,” terangnya.

Berdasarkan pantauan Rakyat Garut, dalam aksinya, ribuan massa ini berjalan kaki mengikuti komando aksi.

Mereka membawa bendera dan poster dan gambar berisi kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuele Macron terhadap umat Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Aksi yang mendapat pengawalan dari aparat itu berjalan dengan damai. Massa berharap agar permintaan mereka dikabulkan Pemda Garut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.