Ribuan Warga Neglasari Jatiwaras Tasik Demo, Ini Tuntutannya..

343
0
UNJUK RASA. Ribuan warga berunjukrasa di halaman kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Mereka meminta Inspektorat melakukan audit di Desa Neglasari. RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Seribuan orang dari Forum Masyarakat Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya berunjukrasa di halaman kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya Rabu (5/2). Massa menuntut Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya melakukan audit penggunaan dana di Desa Neglasari.

Sani Hudaya, korlap aksi mengatakan unjuk rasa berawal dari kegelisahan warga atas dugaan ketidaksesuaian antara laporan realisasi program dengan pengerjaan fisik di lapangan.

Baca juga : Pedagang Pasar Singaparna Tasik yang Dianiaya Wiraswastawan ternyata Meninggal

“Seperti pemasangan papan proyek dilakukan setelah beresnya pengerjaan fisik. Antara penerapan anggaran fisik tidak sesuai dengan penganggaran,” ujar dia.

Contoh, kata Sani, pada 2018 terdapat pembangunan rabat beton di RT 05 RW 06 Desa Neglasari. Ketika disosialisasikan anggarannya Rp 23 juta. Tapi dicantumkan di papan proyek dan laporan realisasinya Rp 69 juta.

Mendapati itu, pihaknya telah melayangkan tiga kali surat permohonan audiensi dan dua kali unjuk rasa di kantor kepala desa. Namun tidak ada penjelasan yang rasional dari pemerintah desa.

Lalu 24 Januari 2020, pihaknya kembali melayangkan surat permohonan pemeriksaan atau audit kepada Inspektorat. Namun Inspektorat tak kunjung turun ke desa.

Karena tak kunjung turun, massa pun bergerak dan meminta secara langsung ke Inspektorat agar segera memeriksa atau mengaudit Desa Neglasari. Bukan hanya secara administrasi, melainkan melakukan pengecekan fisik.

Sementara itu, Sani meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kooperatif dengan masyarakat, juga meminta dewan perwakilan rakyat untuk bersama-sama masyarakat menyelesaikan masalah yang terjadi di Neglasari serta meminta bupati meninjau ulang kinerja Pemerintah Desa Neglasari.

Baca juga : Pedagang Pasar Singaparna Tasik Dianiaya Wiraswastawan, Alasannya Ini..

“Tadi (kemarin, Red) ada kesepakatan bersama bahwa Inspektorat besok tanggal 6 Februari akan turun ke Desa Neglasari,” kata Sani.

Asda I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Muhsin mengatakan Inspektorat sudah turun melaksanakan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti.

Namun, kata dia, musibah muncul, yakni kebakaran kantor desa.
Sehingga, kata dia, mekanisme dan etika dikala satu permasalahan sudah ditangani aparat yang lain, maka pengawasan yang lain tidak bisa masuk.

“Kenapa? Karena kantor desanya di-police line, kepolisian sedang melakukan penanganan. Kita tidak bisa masuk hanya di luar saja full paket. Hari ini sudah ada komitmen bersama dengan pihak kepolisian untuk turun berbarengan,” ujarnya.

Inspektorat, tambah dia, akan turun melakukan investigasi dan pemeriksaan secara khusus terkait pengaduan masyarakat itu. “Insya Allah besok (hari ini, Red) sudah full paket,” ucapnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.